PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Didapat sudah pemuncak Darmasiswa Chevron Riau tahun 2014 Erica Chandra asal SMA Santo Tarcisius Dumai dan M. Rafi Syahputra asal SMAN 1 Tebing Tinggi Kepulauan Meranti.
Kedua orang ini berhasil mengalahkan 99 siswa lainnya yang berasal dari 12 Kabupaten Kota yang juga berhak atas Darmasiswa tahun 2014.
Pengumuman peringkat 1, 2, 3 dan 4 pemenang Darmasiswa Chevron Riau (DCR) 2014 ini digelar dalam acara inagurasi DCR 2014 yang dilaksanakan di Rumbai Country Club (RCC) Rabu (30/4). Turut hadir dalam acara ini Kepala SKK Migas Sumbagut, Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Riau, Rektor Universitas Riau, orang tua dan guru peserta DCR 2014 serta alumni DCR.
Dalam sambutannya President Direktur CPI, Albert Simanjuntak, menjelaskan bahwa Chevron meyakini pendidikan merupakan jembatan menuju peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat. “Sebagai mitra pemerintah Indonesia dalam menyediakan energi, selama puluhan tahun kami berjuang untuk menjadi yang terbaik dalam operasi perusahaan maupun kegiatan-kegiatan pengembangan masyarakat dimana kami beroperasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Chevron berupaya menyelaraskan program-program pengembangan masyarakatnya dengan program pemerintah sehingga saling melengkapi. "Bukan menggantikan peran pemerintah," tandasnya.
Berdasarkan hasil tes akademik yang dilaksanakan pada hari Selasa, 29 April 2014 di Kampus Politeknik Caltex Riau. Panitian DCR 2014 menetapkan 10 peserta yang berhasil menduduki juara 1, 2 dan 3 yaitu:
Erica Chandra SMA Santo Tarcisius Dumai,M. Rafi Syahputra SMAN 1 Tebing Tinggi Kepulauan Meranti. Hairatunnisa MAN 2 Model Pekanbaru, Rahmi Khalida SMA Plus Provinsi Riau
Pekanbaru, Kevin Fan SMAS Dharma Loka Pekanbaru, Cristian Angga SMAN Pekanbaru, Fajri Al-Furqan SMA Al-Ittihad Pekanbaru, Chelvin Romaretho S
SMAN 8 Pekanbaru, Farhan Reza Gumay SMAN 8 Pekanbaru, Arief Wicaksono SMAN 1 Tualang Siak.
Ditempat yang sama Erica Chandra, saat dikonfirmasi mengakui sudah mengidamkan beasiswa ini sejak kelas X .
"Pasti rasanya luar biasa, ingin mendapatkan beasiswa ini saya sudah persiapkan diri dari kelas X dan kepala sekolah mendukung saya berjuang Dan perjuangan itu tidak sia-sia,"ungkapnya bersemangat.
Erica mengaku akan kuliah di UNPAD Bandung jurusan kedokteran gigi.Semua yang diraihnya kini diakuinya bukan tanpa perjuangan keras seperti belajar keras, berjuang keras dan menabung .Prestasi yang diraih ikut debat lomba bahasa inggris juara 1 di Dumai dan di Pekanbaru juara 2.
"Saat guru menerangkan saya perhatikan kalau tidak mengerti saya tanya kalau guru tak ada saya cari. Bahkan begadang juga dilakukan," tandasnya.
Muhammad Rafi Syahputra juga mengakui hal yang sama. Siswa SMA 1Tebing Tinggi ini mengaku bangga sekali karena saya membawa nama Meranti. Prestasi yang pernah diikutinya lomba debat bahasa inggris dan juara.
Dia mengaku Ingin melanjutkan pendidikan dan meringankan beban orangtuanya yang bekerja sebagai PNS.
"Target awalnya masuk 10 besar namun karena ada motivasi keluarga Alhamdulilah juara I," ujarnya berkaca-kaca. Ia menambahkan akan kuliah di kedokteran UNRI , kalau tidak lulus akan ke UGM. (RA)
###
