KAMPAR-UTUSANRIAU.CO - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar serentak hari ini Senin (5/5/14), di Kabupaten Kampar pelaksanaannya dijaga polisi berpakaian preman.
"Ya, petugas sengaja kita suruh untuk tidak menggunakan seragam dinas, dan hanya menggunakan pakaian preman, ini dimaksudkan agar tidak mengganggu konsesntrasi sisiwa dalam mengisi soal UN," jelas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Paur Humas Ipda Deni Yusra, Senin pagi ini, di Bangkinang Kota.
Dia mengatakan bahwa untuk pelaksanaan ujian diamankan oleh anggota Polri berpakaian preman agar tidak mengganggu konsetrasi pelajar yang mengikuti ujian.
Sedangkan mengenai pendistribusian naskah UN tingkat SMP Sederajat di Kampar sama halnya seperti waktu pelaksanaan UN tingkat SMA Sederajat kemarin.
"Naskah UN SMP untuk pendistribusian sama dengan UN SMA yang dikawal aggota Polri serta ditempatkan di Polsek - Polsek jajaran Polres Kampar (12 rayon)," ujarnya.
Kata Deni, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecurangan, untuk penjemputan naskah ujian oleh sekolah yang melaksanakan UN ini dilakukan pada hari pelaksanaan ujian untuk mata pelajaran yang akan diujikan pada hari itu.**(rief)
###
