UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Minggu depan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan segera dimulai. Terutama untuk tingkat SMA, SMK di Kab Inhu dibuka mulai tanggal 1 Juli sampai 4 2019 mendatang.
Untuk SMK seperti yang dilaksanakan di SMKN 1 Rengat menyediakan beberapa jalur penerimaan bagi siswa yang hendak melanjutkan pendidikan. Diantaranya jalur penerimaan yang dibuka jalur reguler, lingkungan, siswa tidak mampu, prestasi, anak guru sekolah bersangkutan dan luar provinsi,
Demikian diungkapkan oleh Humas SMKN I Rengat Inhu Rahmadi kepada wartawan. Dia menjelaskan PPDB melalui jalur prestasi, berlaku untuk prestasi akademik maupun non akademik tingkat kabupaten hingga internasional atas nama calon siswa bersangkutan.
"Prestasi dibuktikan dengan sertifikat atau piagam yang didapat," katanya.
Pada tahun 2019 ini SMKN 1 Rengat menampung 13 rombongan belajar (rombel) dengan daya tampung masing-masing rombel maksimal 36 siswa. Dengan tujuh jurusan yang dibuka, dan diantaranya satu jurusan baru, yaitu desain komunikasi visual.
Ia menjelaskan SMKN 1 Rengat merupakan sekolah pertama di Inhu yang membuka jurusan desain komunikasi visual dan menjadi sekolah kedua di Riau yang membuka jurusan tersebut.
Kemudian enam jurusan lain yang terdapat di SMK N 1 Rengat, yakni teknik komputer dan jaringan, akuntansi keuangan lembaga, otomatisasi tata kelola perkantoran
Selanjutnya proses PPBD untuk SMA di Kabupaten Inhu menerapkan zonasi. Meski begitu tidak menutup kemungkinan bagi siswa di luar zona untuk bisa mendaftar.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Inhu, Aristo yang juga menjabat sebagai Kepala SMA N 1 Seberida mengungkapkan sistem zonasi tersebut ditetapkan oleh pemerintah provinsi melalui rekomendasi daerah.
Oleh karena itu, menurutnya apabila di satu kecamatan terdapat dua SMA, maka sekolah tersebut harus bermusyawarah. Serta tidak menutup kemungkinan satu sekolah memiliki zona antar kecamatan atau bahkan antar kabupaten.
"Misalnya ada SMA di Sei Akar, Kecamatan Batang Gansal namun lebih dekat ke perbatasan Kabupaten Inhu - Inhil, sehingga bisa saja zonanya sampai ke kecamatan sebelah," katanya.
Lebih jauh Aristo mengatakan SMA juga memberikan kesempatan bagi siswa di luar zona untuk bisa mendaftar dengan peluang sebesar lima persen. Siswa-siswi di luar zona nantinya diseleksi berdasarkan nilai rata-rata rapor dan Ujian Nasional (UN). **das
###
