UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Pengaruh narkoba dan sejenisnya saat ini sudah memasuki berbagai sendi kehidupan masyarakat. Bahkan disinyalir juga sudah menjalar dan memasuki sekolah-sekolah yang dapat merusak generasi muda.
"Untuk itu jangan sampai narkoba termasuk juga merokok sampai masuk ke sekolah-sekolah. Para guru harus tegas terhadap hal ini jangan sampai pengaruhnya sampai merusak generasi muda yang sedang menuntut ilmu,”ungkap Camat Lirik Wisnu Subroto dalam sambutannya pada acara memperingati HGN 2019 & HUT PGRI 74 Tingkat Kecamatan Lirik, di lokasi Wisata Alam, Minggu (24/11).
Dijelaskan Camat guru harus tegas sesuai dengan aturan dan kesepakatan yang ada terhadap anak yang coba-coba narkoba dan sejenisnya. Sehingga anak dan sekolah khususnya yang ada di Kecamatan Lirik bebas dari narkoba dan sejenisnya.
Menurut Camat acara HGN dan HUT PGRI sangat besar artinya dalam menjalin silaturahmi serta rasa solidaritas sesama guru. Selin itu juga akan mempermudah komunikasi antar guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
Selain itu Camat menyampaikan guru merupakan ujung tombak dalam memjukan anak bangsa. Untuk itu agar guru lebih giat lagi dalam proses belajar mengajar serta meningkatkan rasa solidaritas demi maju nya dunia pendidikan di Indonesia.
Lebih jauh Camat juga menginformasikan bagi sekolah yang ingin melaksanakan perbaikan ataupun rehab dapat mengajukan proposalnya kepada Gubernur. Setelah sebelumnya melakukan konsultasi dengan berbagai pihak terkait di Inhu.
Usai memberikan sambutannya selanjutnya Camat melepas ratusan peserta gerak jalan santai dalam rangka HGN dan HUT PGRI tingkat Kecamatan Lirik. Sedkitnya sekitar 481 guru berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Lirik Ispan, pengurus PC PGRI Kecamatan Lirik, Forum Kepala Sekolah, Ketua TP PKK Kecamatan Lirik Ibu Desi Auliyasari, Guru guru yang bertugas di Kecamatan Lirik serta undangan lainnya.**Yus/ds
