Pemkab Inhu Tetap Laksanakan Apel Meski Ada Imbauan

Pemkab Inhu Tetap Laksanakan Apel Meski Ada Imbauan
Sebagaimana biasan Pemkab Inhu tetap melaksanakan Apel kesadaran 17 hari bulan di halaman Kantor Bupati Indragiri Hulu di Pematangreba, Selasa (17/3) pagi. Meskipun ada himbauan agar apel ditiadakan selama adanya wabah corona./ foto : Sumber Internet/Ilustrasi

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Sebagaimana biasan Pemkab Inhu tetap melaksanakan Apel kesadaran 17 hari bulan di halaman Kantor Bupati Indragiri Hulu di Pematangreba, Selasa (17/3) pagi. Meskipun ada himbauan agar apel ditiadakan selama adanya wabah corona.

Dalam apel tersebut bertindak sebagai inspektur Sekretaris Daerah Indragiri Hulu Ir. H. Hendrizal, M. Si, dan personil pelaksana upacara dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hulu.

Dalam amanatnya Hendrizal di hadapan ratusan peserta apel yang terdiri dari pejabat eselon II, III, IV dan pelaksana serta siswa magang di lingkup Pemkab Inhu menyampaikan bahwa pelaksanaan apel pada hakikatnya kita tidak ingin melanggar instruksi Presiden dan Gubernur Riau tentang kegiatan pencegahan penyebaran virus corona. Dimana telah disampaikan Presiden RI bahwa masing-masing daerah telah diberi wewenang dalam mengambil tindakan atau keputusan terhadap penanganan virus dimaksud.

"Senin (16/3)  kemeren kita telah mengadakan rapat mendadak dengan tim teknis dan OPD terkait terhadap hal ini dan hasil dari rapat tersebut bukan tidak mengindahkan instruksi, tetapi secara teknis kita mengkaji terlebih dahulu terhadap penetapan hari libur sekolah dan kerja serta tidak terburu-buru dalam  mengambil keputusan. Jika dari kemarin diliburkan, belum tentu orang tua siswa dapat mengontrol anak-anaknya dalam mengisi libur dimaksud sebelum sosialisasi tentang hal ini disampaikan oleh instansi terkait dalam hal ini dinas pendidikan dan dinas kesehatan," ujar Hendrizal.

Hendrizal juga menambahkan bahwa sejak Senin itu juga dinas terkait akan memantau dan mensosialisasikan permasalahan tersebut kepada pihak sekolah/ guru, orang tua dan anak didik.

Terkait hak tersebut Hendizal juga menyampaikan kesiapan terhadap personil dan sarana kesehatan serta instansi terkait terhadap penanganan dari wabah dimaksud.

"Saya juga berharap kepada kita dan keluarga jika ada tanda-tanda atau gejala virus dimaksud agar segera mengambil tindakan dengan membawa ke petugas kesehatan terdekat untuk diberikan tindakan atau langkah penanganannya," harap Hendrizal.

Tidak perlu dishare dan dibesar-besarkan, jangan panik, tetap jaga kesehatan diri dan lingkungan, kegiatan pemerintahan di dalam daerah diharapkan tetap dijalankan. Untuk tugas atau perjalanan dinas keluar daerah perlu dipertimbangkan urgensinya.

Selanjutnya Sekda mengatakan bahwa jika keputusan pemerintah daerah nanti harus meliburkan sekolah, kita sudah siap dengan program pembelajaran di rumah khusus bagi pelajar.

"Terkait langkah-langkah pencegahan penyebaran wabah dimaksud akan diagendakan,  pada hari Kamis (19/3) kembali diadakan gotong royong massal yang akan melibatkan seluruh ASN, honorer, pelajar dan masyarakat dalam rangka mencegah penyebaran virus dimaksud," tutup Hendrizal. **Dasmun

Berita Lainnya

Index