Kemenag Rohul Gelar Rakor BOS

Kemenag Rohul Gelar Rakor BOS
###

ROKAN HULU,UTUSANRIAU.CO -- Untuk meningkatkan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan oleh Kemenag setiap tri wulan pada seluruh MI, MTs, dan MA se Rohul, Kemenag Rohul melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Dana BOS, Selasa (10/6/2014) bertempat di hotel Gelora Bakti, Kota Pasir Pengarayan.
 
Acara tersebut diikuti oleh Kasi Pendidikan Islam Drs H Syahruddin MSy, beserta 8 orang stafnya, seluruh pimpinan/bendahara penglola BOS, terdiri dari 12 orang dari MA, 38 orang dari MTs, 14 orang dari MI, dan 16 orang dari Ponpes se Rohul.
 
Untuk memberikan dan menambah bobot dari Rakor ini, pihaknya mendatangkan nara sumber yaitu, Kakan Kemenag Rohul, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA, Kabid Pendidikan Keagamaan Kanwil Kemenag Riau Drs H Ruslan MPd, dan Auditor senior Perwakilan BPKP Riau Bambang Widianto, SE.
 
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam sambutan pengarahannya menyatakan bahwa dana BOS adalah bentuk perhatian pemerintah untuk memajukan pendidikan, termasuk pendidikan madrasah dan ponpes. Untuk itu, dana BOS harus dikelola secara professional dan bertanggungjawab.
 
Perlu diketahui bahwa dana BOS, harus dipertanggungjawabkan dan dibuatkan laporannya sesuai dengan akuntansi keuangan Negara, sebagai bentuk pertanggungjawaban. Namun perlu disadari bahwa dana BOS tersebut, selain harus dipertanggungjawabkan kepada Negara, yang terpenting lagi harus dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT.
     
Oleh karenanya, jangan main-main dengan dana BOS, sebab urusan ini selain terkait dengan urusan dunia, juga terkait dengan urusan akhirat. Oleh karenanya, maka gunakanlah dana tersebut sesui peruntukannya dan berdasarkan petunjuk penggunaan dana BOS.
 
Ahmad Supardi berpesan, agar dana BOS sepenuhnya dipergunakan untuk biaya operasional sekolah, jangan ada lima rupiahpun dipergunakan untuk di luar keperluan sekolah, sebab hal itu namanya korupsi. Jika korupsi, maka urusannya akan menjadi lain, sebab berurusan dengan aparat penegak hukum.
 
Marailah kita berupaya sekuat tenaga untuk menjadikan kita dan keluarga besar Kemenag, menjadi contoh teladan dalam penggunaan uang Negara, sebab kita ini adalah lembaga penjaga moral dan ujung tombak Pembina kerohanian, tandas Ahmad.(ar)

###

Berita Lainnya

Index