PEKANBARU, UTUSANRIAU.CO - Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, mengatakan Gedung Badan Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru yang baru diresmikan harus menjadi rumah kedua bagi siswa. Pasalnya selain gedung sudah representatif, perpustakaan juga gudang ilmu bagi para pelajar.
Gedung yang dibangun dengan dua kali pengangaran tersebut dari tahun 2011 dan 2012, terletak di Jalan Soetomo nomor 1, diresmikan Walikota penggunaanya Senin (16/6/2014). Wako saat pidato meminta Kepada Kepala Badan Perpustakaan agar memegahkan kegiatan di dalam gedung agar seimbang dengan kemegahan gedung yang sudah dibangun.
"Diingatkan agar gedung yang megah ini diikuti aktifitas yang megah juga.Dimana anak-anak nyaman dan rajin ke perpustakaan untuk membaca buku. Bahkan menjadikan perpustakaan rumah kedua bagi para siswa," ujarnya.
Wako juga berpesan bukan hanya perpustakaan Kota ini saja yang representatif, akan tetapi perpustakaan -perpustakaan yang ada di kecamatan juga diminta untuk dievaluasi gedung dan managementnya.
"Agar minat baca anak-anak sudah dimulai dari tingkat bawah, dengan terciptanya gedung yang nyaman juga di tingkat Kecamatan," tambahnya.
Berbicara Buku yang tersedia di Perpustakaan Kota saat ini diakui Firdaus masih sangat minim. Buku-buku di perpustakaan ini masih sangat minim.itupun masih buku dalam bentuk paket. "Makanya saya sudah minta agar membuat perencnaan yang matang dan pengadaan buku sesuai kebutuhan tidak hanya buku sekolah tetapi buku kretif dan pengetahuan umum untuk menimbulkan minat baca," tambahnya.
Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Zuharni,sempena peresmian penggunaan gedung ini, BPA juga menggelar lomba bercerita
tingkat SD dan mewarnai tingkat TK. (ra)
