Ponpes Hasanatul Barokah Gelar Wisuda Santri

Ponpes Hasanatul Barokah Gelar Wisuda Santri

ROKAN HULU,UTUSANRIAU.CO -- Pondok Pesantren (Ponpes) Hasanatul Barokah Tambusai Timur, gelar wisuda santri dan santriwati, Senin (16/6/2014) bertempat di kampus Ponpes Hasanatul Barokah Tambusai Timur Kecamatan Tambusai. Peserta wisuda berjumlah sebanyak 37 orang, semuanya tamat Aliyah dan telah belajar di Ponpes ini selama 6 tahun.
 
Hadir dalam acara tersebut, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala KUA Tambusai Tamrin SAg MSy, Pimpinan Ponpes Hasanatul Barokah KH Sutan Parlindungan Hasibuan, Kepala MTsN Dalu-Dalu Muslim SPdI, Pimpinan Ponpes asrama dan bidang kurikulum, Ketua Komite Madrasah, majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan orangtua wali santri.
 
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, dalam sambutannya, menyatakan bahwa ponpes adalah lembaga pendidikan yang cukup matang dan menjadi alternative bagi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya, sebab system ponpes dinilai lebih baik dibandingkan dengan yang lain.
 
Dikatakannya, Pemkab Rohul sekarang ini mencontoh system ponpes, dengan penerapan PDTW pada 16 SMP dan PDTU pada 2 SMA se Rohul. Hal ini dimaksudkan agar anak didik selain mendapatkan pelajaran umum seperti biasanya, juga akan mendapatkan pengetahuan agama secara lebih mendalam.
 
Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan Tiga pesan penting kepada wisudawan dan wisudawati, Pertama, seluruh alumni ponpes termasuk para orang tuanya, agar bersyukur dapat sekolah dan menyekolahkan anaknya di madarasah, sebab pendidikan di madrasah, selain mendapatkan ilmu pengetahuan, juga mendapatkan sikap mental tangguh, dan kepribadian mulia, serta pembiasaan dalam bidang ibadah.
 
Kedua, diharapkan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sebab ilmu yang diperoleh di ponpes ini masih kurang, apalagi tantangan yang dihadapi sekarang semakin berat. Makanya Nabi mengajarkan kepada ummatnya untuk menuntut ilmu sepanjang masa walau harus sampai ke negeri China.
 
Ketiga, diharapkan setelah selesai ponpes, jangan langsung berfikir untuk kawin, sebab umur masih cukup muda, dan dipandang belum memiliki kematangan untuk berkeluarga. Diharapkan agar seluruh alumni, menimba pengalaman terlebih dahulu, baru berfikir untuk menikah.(ar)

Berita Lainnya

Index