×
40 Wirausaha Muda Provinsi Riau Magang di Pangkal Pinang Bangka Belitung

otonomi | Jumat, 17 Juni 2022

40 Wirausaha Muda Provinsi Riau Magang di Pangkal Pinang Bangka Belitung

UTUSANRIAU.CO - Sebanyak 40 Wirausaha muda Provinsi Riau telah mengikuti magang lapangan  di Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung, Sabtu-Jumat (4-10/6). Mereka berasal dari Lima kabupaten/kota di Riau.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau melalui Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Riau Helfandi SE M.Si, Jumat (17/06/2022) menjelaskan, kegiatan magang wira usaha muda Provinsi Riau inidilaksanakan di Pabrik Duo Ayu Sehati Pangkal Pinang Bangka Belitung, dengan
agenda pada Ahad 5 Juni 2022 introducing usaha duo Ayu sehati, Basic Entrepreneurship, Q&A, Pengenalan Proses produksi, Flow dan Alat produksi.

Pada Senin 6 Juni 2022 magang (praktek kerja) ke semua divisi (Rooling), pengenalan cara pembuatan bakso ikan khas Bangka, pengenalan cara pembuatan dan aplikasi kompor oli. Selasa 7 Juni 2022 diberikan materi strategi penentuan produk dan penyusunan alur produksi, perkenalan deviasi mekanik, strategi pemasaran, pengenalan divisi gudang, pengenalan divisi ikan dan pengenalan Basic Pembuatan Kemplang Bangka.

"Selanjutnya di hari Rabu 8 Juni 2022 dilaksanakan Touring Rantai Bahan Baku Getas, Sagu PT BAA (Bangka Induk), Touring ke Toko oleh-oleh Langganan Getas sehati( Godai Sejiwa Snack), Observasi produk -produk UMKM Bangka," jelasnya.

Ket Foto : Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Riau Helfandi SE M.Si.

 

Menurut Helfandi, para peserta Wira usaha muda Riau ini melakukan peninjauan sekaligus belajar praktek terkait dengan pembuatan kerupuk berbahan baku dari ikan. Para pelaku usaha mendapat berbagai berbagai ilmu tentang tata cara pengolahan kerupuk berbahan baku dari ikan, mulai dari mendapat bahan baku ikannya, pengolahannya pengemasan hingga sampai ke distribusinya dan cara pengembangannya. Jadi para pemuda wira usaha muda Riau langsung mendapat teori langsung dari pelaku UMKM dan manajemen UMKM di pangkal pinang, jadi mereka mendapat ilmu langsung dari ahlinya langsung baik itu secara teori maupun prakteknya langsung.

"Tentunya dengan mendapat bekal langsung dari pelaku UMKM di harapkan para pelaku usaha muda provinsi Riau termotivasi dan terinpirasi, jadi mereka bisa mengembangkan usaha begitu kembali ke provinsi Riau jadi tidak hanya menoton atau itu-itu saja, sehingga mereka mampu berinovasi apa potensi di Riau ini bisa untuk di kembangkan lebih besar lagi,"harap Helfandi.

Helfandi mencontohkan, jika di Riau ini penghasil ikan patin yang punya potensi besar dan banyak,
ini perlu digali dan kembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi dan daya saing yang cukup tinggi di pasar lokal maupun secara nasional, sehingga income masyarakat dapat terpenuhi sebagaiamana program pak gubernur Riau yang konsen akan program dan pengembangan UMKM di Riau.

Helfandi menambahkan, Dispora Riau peserta wirausaha muda Riau sebelum brangkat ke pangkal pinang mendapat Pembekalan Magang Wirausaha Muda Provinsi Riau 2022 di Hotel Mutiara Merdeka, Kamis-Sabtu (2-4/6). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wirausahawan muda Riau untuk bisa bersaing di era globalisasi saat ini.

Adapun Peserta Pembekalan Magang Wirausaha Muda Provinsi Riau Tahun 2022 ini adalah pemuda yang memliki usaha yang berusia 16 s/d 30 tahun sebanyak 40 (empat puluh) orang dari berbagai jenis keterampilan bidang usaha dengan utusan 5 (lima) Kabupaten/Kota antara lain Kabupaten Rokan Hilir berjumlah 30 orang, Bengkalis 2 orang, Pelalawan 3 orang, Kampar 3 orang, dan Kepulauan Meranti 2 orang.

"Saat ini kita dihadapkan pada tantangan yang lebih besar yaitu bagaimana memperkuat karakter dan jati diri pemuda di era globalisasi, meningkatkan daya saing pemuda dan optimalisasi peran organisasi kepemudaan dalam pengembangan kepemimpinan dan kemandirian pemuda,"ujarnya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut diperlukan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan di segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam rangkamenumbuhkembangkan jiwa wirausaha dan kemandirian di kalangan pemuda.

Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga memandang perlu untuk mengadakan Pembekalan Magang Wirausaha Muda Provinsi Riau 2022.

Tercatat dalam tiga tahun belakangan, sebanyak 251 wirausaha muda yang telah mendapatkan pembinaan dari Dispora Riau. Tahun 2019 sebanyak 50 orang, tahun 2022 nihil (pandemi Covid-19) dan tahun 2021 sebanyak 201 wirausaha muda.

"Saya mengharapkan seluruh peserta dapat menjadi motor penggerak pemberdayaan pemuda melalui perannya sebagai pemimpin generasi penerus bangsa. Masih terdapat banyak persoalan dan permasalahan
pemuda yang memerlukan sentuhan kita bersama. Karena tidak hanya pemuda yang ingin melihat kehidupan berbangsa dan bernegara mengalami kemajuan, tetapi keinginan itu menjadi keinginan seluruh rakyat dan pemerintah," jelasnya.

Lanjut Helfandi, bahkan pak gubernur dalam hal ini tak segan segan menggelontorkan bantuan kepada para pelaku UMKM yang di provinsi Riau.Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyebutkan, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat komitmen untuk membantu usaha- usaha kecil dan mikro.

Hal ini disampaikannya pada saat membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Tahun 2022, di Balai Dang Merdu Bank Riau Kepri.

Sebagai informasi, pada Tahun 2020 yang lalu, Pemerintah memberikan bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 298.999 pelaku UMKM dan pada Tahun 2021 Pemerintah juga menyalurkan bantuan UMKM sebanyak 346.231 pelaku UMKM yang mana ini meningkat dari tahun sebelumnya. *** red/no