×
84 Ekor Sapi di Riau Berhasil Sembuh dari PMK

kesehatan | Selasa, 21 Juni 2022

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, drh Faralinda Sari

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Jumlah sapi yang sembuh dari Penyakit Mulu dan Kuku (PMK)  di Riau ‎terus bertambah. Hingga saat ini total sudah ada 84 sapi di Riau yang sudah sembuh dari penyakit mulut dan kuku ini.

Sejauh ini beberapa daerah yang sebelumnya sempat ditemukan kasus PMK, sapinya sudah banyak yang sembuh. 

Seperti di Rohul misalnya, dari lima ekor sapi yang sebelumnya terkena PMK saat ini kelima-limanya sudah sembuh.

Kemudian di Siak juga sudah ada 5 ekor sapi yang sembuh dari PMK, di Inhil sudah ada 12 ekor sapi yang sembuh, di Kampar 14 ekor sapi yang terkena PML juga sudah sembuh. Terakhir di Bengkalis sudah ada 48 ekor sapi yang sembuh dari PMK.

"Alhamdulillah  sudah banyak yang sembuh, total sudah 84 sapi yang sembuh dari PMK," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, drh Faralinda Sari, Senin (20/6/2022). 

Sejauh ini kasus PMK di Riau sudah ditemukan di lima kabupaten dengan total kasus sebanyak 171 kasus.  

Dengan rincian di Bengkalis 100 ‎ekor. Kemudian di Siak 26 ekor, Inhil 24 ekor, Kampar 16 ekor dan di Rohul 5 ekor. 

"Sejauh ini baru ada satu ekor sapi yang mati karena PMK, itu di Kampar," ujar Fara.

‎Meski sudah ditemukan ada yang mati, namun menurut Fara, sapi yang terkena PMK di Riau masih bergejala ringan sampai sedang. Belum ditemukan ada yang bergejala berat hingga kuku terlepas.

"Rata-rata gejalanya ringan sampai sedang," katanya.

‎Saat ini kondisi sapi sapi yang dinyatakan sembuh tersebut kondisi kesehatan sudah membaik. Hasil pemeriksaan sampelnya pun sudah negatif. 

Namun sapi tersebut masih diisolasi karena meski sudah sembuh dan negatif, potensi penularanya masih bisa terjadi. 

"Masih kita isolasi, belum bisa kita lepas liarkan sebelum kita berikan vaksin, karena meskipun sudah negatif, potensi penularanya masih ada, karena virusnya kan masih ada, tapi untuk kondisi kesehatanya sudah membaik," katanya.‎‎ **mcr/red