Polisi Gagalkan, PF Warga NTB Dibawah Umur Akan Dijadikan TKW Illegal ke Malaysia

Polisi Gagalkan, PF Warga NTB Dibawah Umur Akan Dijadikan TKW Illegal ke Malaysia
Polisi Gagalkan, PF Warga NTB Dibawah Umur Akan Dijadikan TKW Illegal ke Malaysia

UTUSANRIAU.CO. BENGKALIS - Unit Tipidter Sat Reskrim berhasil selamatkan seorang anak dibawah umur yang rencana akan diberangkatkan sebagai TKW (tenaga kerja wanita) ke Malaysia. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza, SIK, MH.

Sebelumnya, pada hari Senin (16/01/2023) lalu anggota mendapatkan informasi bahwa ada seorang perempuan yang meminta perlindungan di rumah seorang warga di Kelurahan Rimbas Sekampung Kec. Bengkalis Kab. Bengkalis yg diduga akan diberangkatkan ke Negeri Jiran sebagai  pekerja migran Indonesia PMI/TKW melalui jalur illegal.

Personil langsung menindaklanjuti dengan mendatangi rumah selanjutnya menjemput korban yg diketahui bernama inisial PF (17 tahun). Saat diinterogasi di Mapolres Bengkalis, PF menunjukkan KTP dgn tahun lahir 2001. Namun, setelah anggota mengecek data dukcapil didapatkan fakta bahwa KTP tersebut adalah diduga palsu dengan mengubah tahun lahirnya. Data dukcapil menunjukkan sdri. PF lahir pada tahun 2006 (17 tahun) dengan domisili di Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Masih atas keterangan PF awalnya ia nya dijanjikan akan diberangkatkan dari NTB menuju Saudi Arabia bersama dengan 3 (tiga) orang temannya sebagai TKW. Sesampainya di Jakarta,  PF diberitahukan oleh orang yang menampung nya inisial DN (dpo) bahwa ybs tidak jadi diberangkatkan ke Saudi Arabia namun ke Malaysia melalui jalur laut menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Selat Baru yg selanjutnya dijanjikan akan bekerja sbg pembantu rumah tangga disana.

Sesampainya di Bengkalis PF merasa curiga saat melihat pasport yang diberikan ternyata adalah pasport wisata bukan seharusnya mendapatkan pasport sebagai PMI. PF yang sudah merasa akan diberangkatkan secara tidak resmi akhirnya melarikan diri. Sementara 3 orang temannya yang bersama-sama berangkat dari Dompu, NTB telah pergi ke Malaysia bersama DN yg selama ini mengurus keberangkatan mereka.

Karena usia yang masih dibawah umur, Sat Reskrim Polres Bengkalis yang menangani kasus dugaan Human Trafficking ini segera berkoordinasi dgn UPT PPA Kab. Bengkalis. Hasil koordinasi, keluarga sdri. PF di Dompu NTB telah dihubungi. Sdri. PF telah diserahkan pada hari Selasa (17/01/2023) kpd UPT PPA Kab. Bengkalis yang selanjutnya akan segera dipulangkan menuju Dompu, NTB utk dikembalikan kepada keluarganya.

Kasus ini sedang dalam penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Bengkalis guna mengungkap jaringan tindak pidana perdagangan orang di wilayah Kab. Bengkalis.

"Alhamdulillah, utk anak sdri. PF berhasil kita selamatkan sebelum diselundupkan ke luar negeri sbg PMI/TKW dan sudah diserahkan ke UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kab. Bengkalis. Kami akan lakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini." tegas Akp Reza.(yulistar)

Berita Lainnya

Index