Disnakertrans Provinsi Riau Gelar Dua Kegiatan Padat Karya di dua Kecamatan Rohul

Disnakertrans Provinsi Riau Gelar Dua Kegiatan Padat Karya di dua Kecamatan Rohul
Disnakertrans Provinsi Riau Gelar Dua Kegiatan Padat Karya di dua Kecamatan Rohul

PASIR PENGARAIAN-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau menggelar kegiatan Padat Karya di dua  Kecamatan di Rohul yakni Kecamatan  Rambah hilir dan Kecamatan Rambah   Kamis (13/06/2024.

Padat Karya di Kecamatan Rambah hilir di Desa Sungai Sitolang yakni pelatihan beternak ikan lele,sedangkan di Desa Koto tinggi Kecamatan  Rambah adalah pelatihan  pembuatan Batako. 

Ka disnakertrans Riau melalui Kepala Bidang pelatihan dan Penempatan tenaga kerja Disnakertrans Provinsi Riau Bambang Rusdianto ST.M.Si, usai membuka pelatihan pembuatan Batako di Aula Kantor Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah mengatakan sesuai dengan Kebijakan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga kerja melaksanakan kegiatan Padat Karya di berbagai Kabupaten.

Sedangkan padat karya tersebut sangat membantu Masyarakat untuk menciptakan Tenaga baru setelah mengikuti pelatihan selama 15 hari dengan peserta sebanyak 25 orang.

Sebagaimana di Kabupaten Rohul di dua Kecamatan yakni desa Sungai Sitolang Kecamatan Rambah hilir yakni pelatihan beternak ikan lele,mulai dari pemijahan, pemeliharaan, pembuatan makanan juga memberikan bantuan kolam keramba dan lain sebagainya.

Sedangkan di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah adalah  pelatihan membuat batako dengan bantuan peralatan untuk mencetak batako yang bergelut dengan Semen selama, 15 hari, dengan jumlah peserta 25 orang,

Menanggapi hal tersebut  Kepala desa Koto Tinggi Rasmin Jumairi mengatakan banyak terimakasih atas dipilihnya Desa Koto tinggi untuk kegiatan padat karya Disnaker Riau. Tentu saja akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, dan diharapkan bisa menambah ilmu untuk warga di masa datang. 

Dilain tempat Tokoh Pemuda Kecamatan) Rambah M.Nasution mengatakan banyak terimakasih kasih kepada Disnaker Riuanyang memilih desa Koto Tinggi untuk membuat pelatihan pembuatan Batako sehingga Nantinya dapat membantu Masyarakat yang membutuhkannya.

"Kami bersyukur dengan akan terlatihnya 25 orang warga yang mahir membuat batako untuk di pasarkan sehingga bagi Masyarakat yang ingin membangun rumah dengan menggunakan Batako akan mudah mendapatkannya dengan cepat,"Ujar Nasution.(Yus)

Berita Lainnya

Index