UTUSANRIAU. CO, TAMBUSAI UTARA - Masyarakat melayu Rantau Kasai Kecamatan Tambusai Utara menghimbau kepada Masyarakat Melayu Luhak Tambusai agar tidak terprovokasi oleh pihak manapun yang kan memecah belah.demikian sapaan yang disampaikan Masyarakat Adadrlayu Rantau Kasai saat pernyataan sikap yang disampaikan pada pertemuan di Balai adat Melayu Rantau Kasai kamis(28/01//2025)
Saat pernyataan sikap disampaikan Kepada saudara-saudara kami di Luhak Tambusai , kami menyapa dengan rasa kasih dan takzim. Di tengah isu rencana Kerapatan Adat pasca serah terima tanah oleh Agrinas, kami menyatakan menolak Provokasi Pihak Luar yang mana seharusnya Kita tidak boleh terjebak dalam pusaran konflik yang diciptakan korporasi.
," Jangan biarkan kepentingan perusahaan meretakkan hubungan darah yang telah kita bina berabad-abad dalam satu atap lka Luhak Tambusai,'tegas salah seorang tokoh Masyarakat Melayu Rantau Kasai yang tidak ingin di tuliskan mamanya,sementara ratusan warga mengaminkan.
Disampaikannya satu darah, Satu Perjuangan bahwa Perjuangan Rantau Kasai dalam upaya mempertahankan tanah ulayat adalah perjuangan menjaga martabat bersama.
Masyarakat Melayu Rantau Kasai tidak ingin dan tidak akan mau dibenturkan dengan saudara sendiri,'Jika ada upaya adu domba, kami menyatakan dengan tegas: KITA ADALAH SATU. Tetapi jikapun hal itu terjadi dalam hal ini juga kami nyatakan bahwa kami akan hadapi pihak manapun yang menjadi penghambat dalam upaya perjuangan kami ini,"tambahnya
Masyarakat berharap pada Lemnaga Kkerapatam Afat (LKA) luhak tambusai bahwa dengan LKA tetap berdiri tegak sebagai payung yang melindungi, bukan yang membiarkan hak anak kemenakannya tergerus oleh kepentingan pihak luar.
Masyarakat Melayu Rantau Kasai berkedaulatan adat Rantau Kasai adalah harga mati. Kami akan terus mempertahankan tanah warisan nenek moyang kami dari segala bentuk kesepakatan sepihak yang mencederai tatanan adat, siapapun pihak yang menghalang akan dihadapi. **(Yus)