UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN - Polsek Kuala Kampar, Polres Pelalawan, terus menunjukkan kesigapan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya guna mencegah meluasnya kebakaran. Upaya pemadaman dan pendinginan lokasi terbakar dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi karhutla yang lebih besar.
Kegiatan penanganan karhutla ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuala Kampar, AKP Rian Onel, SH, MH, serta dihadiri Kanit Laka Sat Lantas Polres Pelalawan, IPTU Nukman, SH, bersama personel gabungan lainnya. Sinergi lintas fungsi ini menjadi kekuatan utama dalam pengendalian titik api di lapangan hari ke lima Kamis 5 Februari 2026.
Lokasi pendinginan berada di Desa Sungai Upih, Kecamatan Kuala Kampar, tepatnya pada koordinat 0°18'34.2"N 103°08'42.3"E. Tim melaksanakan pendinginan hari ke-5 di titik hotspot yang terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning sebagai sistem pemantauan karhutla terpadu.
“Melakukan pendinginan di titik hotspot yang termonitor Dashboard Lancang Kuning. Kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa serta instansi terkait untuk memastikan upaya pendinginan berjalan maksimal,” ujar AKP Rian Onel di sela kegiatan.
Sebanyak 15 personel Polri, 1 personel Damkar, 30 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perangkat desa dan unsur instansi terkait turut dilibatkan. Mereka menggunakan berbagai peralatan pendukung, antara lain 15 unit R2, 3 unit mini stricker, 1 unit mesin robin, dan 38 gulung selang.
Tantangan di lapangan cukup berat. Cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang membuat proses pendinginan tidak mudah. Selain itu, jarak tempuh dari Polsek Kuala Kampar ke lokasi kejadian memakan waktu sekitar 2,5 jam menggunakan kendaraan roda dua.
Meski demikian, tim tetap bekerja maksimal. “Saat ini api sudah padam, namun masih terdapat asap sisa pembakaran sehingga pendinginan terus dilakukan,” jelas AKP Rian Onel, menegaskan pentingnya memastikan titik api benar-benar aman.
Kegiatan pendinginan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB dalam situasi kondusif dan terkendali. Polsek Kuala Kampar memastikan pemantauan akan terus dilakukan dan menegaskan komitmennya untuk mengantisipasi serta menanggulangi karhutla demi menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat.****rls
