UTUSANRIAU. CO, BAGANSIAPIAPI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar focus grup discussion (FGD) di lantai tujuh kantor Bupati Rohil pada Selasa (14/4) kemarin.
FGD tersebut digelar untuk peningkatan kualitas standar pelayanan publik BPS Rohil. Selain itu juga digelar sosialisasi berkenaan dengan pelaksanaan sensus ekonomi tahun 2026.
Peserta FGD tersebut, tarsebar dari berbagai perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil, Kemudian hadir juga perwakilan organisasi mahasiswa, akademisi, tokoh masyarakat, dan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rohil.
Kepala BPS Rohil, Aries Adi Putra, SST, SE, MM menjelaskan bahwa BPS Rohil memiliki tiga layanan. "BPS Rohil memiliki tiga layanan, pertama layanan permintaan data, kedua layanan konsultasi statistik dan ketiga layanan rekomendasi statistik," ujarnya.
Melalui FGD ini, Aries berharap BPS bisa mendapatkan masukan untuk peningkatan kualitas standar layanannya.
"Layanan yang diberikan kepada masyarakat dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan data ataupun konsultasi statistik. Kami berharap BPS mendapat masukan dari OPD dari tokoh masyarakat yang menjadi penggunaan data," ujarnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan sosialisasi sensus ekonomi tahun 2026. Aries mengungkapkan pelaksanaan sensus ekonomi dijadwalkan akan digelar pada Bulan Mei hingga Agustus 2026 mendatang.
Saat ini BPS Rohil bersama Kementerian Sosial (Kemensos) juga melaksanakan ground check penerima bantuan iuran (PBI) di Kabupaten Rohil. (zal)
