FW-KLA Pekanbaru Bangun Kolaborasi dengan P3AP2KB Riau untuk Kota Layak Anak

FW-KLA Pekanbaru Bangun Kolaborasi dengan P3AP2KB Riau untuk Kota Layak Anak
FW-KLA Pekanbaru Bangun Kolaborasi dengan P3AP2KB Riau untuk Kota Layak Anak

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU – Pengurus Forum Wartawan Kota Layak Anak (FW-KLA) Kota Pekanbaru melaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Provinsi Riau, Hj. Fariza, SH., MH., Senin (11/5/2026).

Kegiatan audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau lantai II, Jalan Pepaya, Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan FW-KLA Kota Pekanbaru dipimpin oleh Ketua Dewan Etik Khairul Amri bersama Adnan Buyung, serta dihadiri Ketua FW-KLA Hendri Zainuddin, Wakil Ketua Mustakim, Sekretaris Dani Quinchy, Wakil Sekretaris Suwarno, Bendahara Rima Ridarni, serta anggota Nikmat Risa, Yudi, dan Mickyal.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Etik FW-KLA memperkenalkan bahwa forum wartawan ini telah berdiri sejak tahun 2017, bertepatan dengan masa pemerintahan Wali Kota Pekanbaru saat itu, M. H. Firdaus.

Sejak awal berdirinya, FW-KLA hadir sebagai wadah bagi wartawan yang memiliki kepedulian terhadap isu perempuan dan anak, serta mendorong lahirnya pemberitaan yang berperspektif anak.

Khairul Amri menyampaikan bahwa media memiliki peran penting dalam mengawal isu perlindungan anak di tengah masyarakat.

“Melalui FW-KLA, kami berupaya menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak,” ujarnya.

Ia menambahkan FW-KLA juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program Kota Layak Anak melalui dukungan pemberitaan yang positif dan konstruktif.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Hj. Fariza, SH., MH., menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi peran FW-KLA dalam mengawal isu perlindungan anak.

“Kami sangat mengapresiasi peran media, khususnya FW-KLA, dalam mengangkat isu-isu perlindungan anak. Kolaborasi ini penting untuk mengoptimalkan edukasi publik serta pemenuhan hak anak melalui pemberitaan yang positif dan berperspektif anak,” ungkapnya.

Ia juga berharap keberadaan FW-KLA di Kota Pekanbaru dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Riau.
“Kami mendorong agar forum seperti ini dapat terbentuk di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau, sehingga terbentuk jaringan wartawan peduli anak yang kuat,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya jaringan tersebut, sinergi antara pemerintah dan media akan semakin solid dalam mendorong percepatan terwujudnya Provinsi Layak Anak (PROVILA), serta memastikan setiap daerah memiliki wadah jurnalisme yang fokus pada kesejahteraan perempuan dan anak.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara FW-KLA Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau dalam mendukung program-program perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan.

Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif dalam mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai Kota Layak Anak yang berkelanjutan. (red)

Berita Lainnya

Index