‎Ratusan Mahasiswa IKTA Al Insyirah Ikuti Cek Kesehatan Gratis

‎Ratusan Mahasiswa IKTA Al Insyirah Ikuti Cek Kesehatan Gratis
‎Ratusan Mahasiswa IKTA Al Insyirah Ikuti Cek Kesehatan Gratis

‎Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru berkolaborasi dengan Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar program cek kesehatan gratis (CKG) bagi mahasiswa, Kamis 9 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi kerja sama perdana antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.

‎Kegiatan yang sama juga digelar di kampus IKTA Al Insyirah Pekanbaru dengan sasaran ratusan mahasiswa mengakses layanan kesehatan gratis tersebut. 

‎Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan berharap kerja sama serupa dapat diperluas ke seluruh perguruan tinggi di Kota Pekanbaru. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak dini penting agar mahasiswa mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mendukung keberhasilan program kesehatan pemerintah.

‎"Hari ini kita melaksanakan cek kesehatan gratis di Universitas Hang Tuah. Ini merupakan kolaborasi pertama dengan perguruan tinggi dan saya berharap dapat terus dilanjutkan di seluruh kampus di Kota Pekanbaru. Program yang sama juga digelar pada kampus IKTA Al Insyirah menurutnya hal ini penting agar mahasiswa dan seluruh staf mengetahui kondisi kesehatannya, sementara bagi pemerintah ini menjadi bagian dari upaya mencapai target pelayanan kesehatan yang maksimal," ujar Markarius.

‎Sementara itu, Rektor IKTA Al Insyirah Pekanbaru, Dr. Ns. Hj. Rifa Yanti, S.Kep., M.Biomed, mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 200 an peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, gigi, hingga kadar gula darah.


‎Menurut Rifa Yanti, program tersebut sangat relevan bagi mahasiswa mengingat perubahan pola hidup generasi muda yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular pada usia produktif. Ia menilai deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya penyakit seperti hipertensi dan diabetes sejak usia muda.

‎"Kami menargetkan sekitar 200 an peserta. Pemeriksaannya meliputi tekanan darah, berat badan, tinggi badan, pemeriksaan mata, gigi, hingga gula darah. Kami melihat pola hidup mahasiswa sekarang sudah banyak berubah. Kalau dulu hipertensi identik dengan usia di atas 40 tahun, sekarang usia 20-an juga sudah ada yang mengalaminya. Karena itu, program cek kesehatan gratis bagi mahasiswa sangat tepat sebagai langkah pencegahan," katanya.

‎Kadis Kesehatan Pekanbaru melalui sekretaris H Dedy Sambudy mengatakan
‎Pemerintah Kota Pekanbaru berencana memperluas pelaksanaan program cek kesehatan gratis ke berbagai perguruan tinggi lainnya. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan layanan deteksi dini sehingga mampu menjaga kesehatan sejak usia muda dan menekan risiko penyakit tidak menular di masa mendatang.

‎Ia menegaskan, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program nasional yang bertujuan mendeteksi penyakit sejak dini. Melalui deteksi awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga mampu mencegah kondisi penyakit berkembang menjadi lebih berat sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan masyarakat.

‎"Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas. Jika penyakit terdeteksi lebih awal, penanganan bisa segera dilakukan sehingga dapat mencegah komplikasi dan menekan biaya pengobatan," pungkasnya.

‎Sementara itu, Salah satu mahasiswa semester II Jurusan Keperawatan IKTA Al Insyirah Dina mengungkapkan dengan adanya CKG ini sangat menyambut baik dan terima kasih kepada pemerintah Kota Pekanbaru menurutnya cek kesehatan gratis ini bisa membawa perubahan pola hidup yang positif kedepannya. 

‎"Saya hari ini ingin melakukan CKG di Kampus, cek kesehatan ini sangat bagus sekali program pemerintah tentu ini dapat meningkatkan kesehatan kami, "pungkasnya.***kim

Berita Lainnya

Index