ROKAN HILIR - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Upaya tersebut diwujudkan melalui penjajakan kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Cahaya Ujung Tanjung yang dilakukan pada hari ini.
Kunjungan jajaran pimpinan RS Cahaya Ujung Tanjung ke Lapas Bagansiapiapi menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis antarinstansi. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, Amd.IP, SH, MSi beserta jajaran struktural.
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Kepala Seksi Bimbingan Narapidana /Anak Didik (Kasi Binadik), Rinaldi R, SH, serta Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Islam Pryangono, Amd.P, SH.
Kehadiran jajaran ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas bidang demi pemenuhan hak dasar warga binaan.Dari pihak RS Cahaya Ujung Tanjung, hadir langsung Pemilik (Owner) dr. H. Suratmin, M.Ked(Ped), Sp.A, bersama Direktur dr. Rahmat Prima Mz, serta rombongan manajemen.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen pihak rumah sakit untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke lembaga pemasyarakatan. Dalam rangkaian kegiatan, rombongan RS Cahaya Ujung Tanjung melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana Klinik Pratama Lapas Bagansiapiapi.
Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung pelayanan medis yang lebih optimal.
Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menyampaikan apresiasi atas iktikad baik dari pihak RS Cahaya Ujung Tanjung. Menurutnya, kerja sama ini akan menjadi tonggak penting dalam mempercepat akses layanan kesehatan bagi warga binaan.
"Kami mengapresiasi kunjungan dan dukungan dari RS Cahaya Ujung Tanjung. Pemenuhan hak kesehatan warga binaan adalah prioritas kami, dan melalui kerja sama ini kami berharap pelayanan medis serta rujukan dapat berjalan lebih cepat dan optimal," ujar Agus Imam Taufik.
Sementara itu, Pemilik RS Cahaya Ujung Tanjung, dr. H. Suratmin, menegaskan komitmen pihaknya untuk berkontribusi dalam menjamin akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.
"Seluruh warga negara berhak mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai, tidak terkecuali warga binaan pemasyarakatan. Pihak RS Cahaya Ujung Tanjung siap mendukung dan menyinergikan kapasitas medis yang kami miliki guna menunjang program pelayanan kesehatan di Lapas Bagansiapiapi," tegas dr. Suratmin.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sistem rujukan medis bagi warga binaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan adanya dukungan rumah sakit, proses pelayanan kesehatan akan lebih terintegrasi dan efisien.
Selain itu, kemitraan ini juga menjadi wujud nyata dari prinsip hak asasi manusia, di mana setiap individu, termasuk warga binaan, berhak memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa diskriminasi.
Melalui sinergi interinstansi ini, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu standar pelayanan kesehatan. Harapannya, kesejahteraan fisik warga binaan dapat terjaga secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran lembaga pemasyarakatan sebagai wadah pembinaan yang humanis. (zal)