BAGANSIAPIAPI - Kota Bagansiapiapi kembali semarak dengan digelarnya turnamen domino yang diprakarsai oleh sponsor tunggal dr. Muhammad Maliki pada Minggu (13/9) di cafe Abu Bakar.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Rohil, khususnya para pecinta domino yang selama ini menjadikan permainan tersebut sebagai hiburan sehari-hari.
Maliki menjelaskan, turnamen ini diikuti sebanyak 38 Tim yang berasal dari 4 kecamatan yakni Kecamatan Bangko, Batu Hampar, Pekaitan dan Sinaboi. seharusnya turnamen ini dilaksanakan pada bulan Agustus lalu bertepatan dengan HUT RI.
Namun, karena padatnya agenda kegiatan, akhirnya baru bisa digelar pada hari ini dengan tetap membawa semangat kebersamaan.
Target awal panitia adalah menghadirkan 128 tim peserta dengan jadwal dua hari. Namun, karena keterbatasan waktu dan kesibukan ASN, turnamen akhirnya dipadatkan menjadi satu hari dengan diikuti 38 tim.
Kehadiran mereka menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga domino yang kerap dimainkan di warung kopi. Menurut Maliki, kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antar warga.
Domino dianggap sebagai permainan yang akrab dengan kehidupan masyarakat dan mampu menciptakan suasana kebersamaan. Lebih jauh, Maliki menegaskan bahwa turnamen ini juga menjadi wadah pencarian bibit atlet domino.
Melalui dukungan Orado (Federasi Olahraga Domino), para pemain potensial nantinya bisa dibawa ke tingkat provinsi bahkan nasional. Untuk menambah semangat kompetisi, panitia menyediakan hadiah menarik.
Turnamen domino piala Maliki PSI ii menyiapkan hadiah yakni Juara pertama akan membawa pulang Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, juara ketiga Rp1 juta, dan juara keempat Rp500 ribu. Maliki menambahkan, kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-81.
Ia berjanji akan kembali menggelar turnamen serupa pada momentum Hari Sumpah Pemuda mendatang.
Ketua Orado Rohil, Ebol, menyampaikan apresiasi kepada Maliki yang telah bersedia menjadi sponsor tunggal. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi perkembangan olahraga domino di daerah.
Ketua panitia, Ridho Rizky, juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Ia menjelaskan bahwa sistem pertandingan menggunakan format gugur, dengan satu tim terdiri dari dua pemain dan satu cadangan.
Ridho menegaskan bahwa aturan main yang digunakan adalah aturan resmi dari PB Orado. Dengan demikian, turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang pembinaan atlet yang siap bersaing di level lebih tinggi. (zal)