Tingkatkan Nasionalisme WBP, Kalapas Bagansiapiapi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila dan Kuis Kebangsaan

Tingkatkan Nasionalisme WBP, Kalapas Bagansiapiapi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila dan Kuis Kebangsaan
Tingkatkan Nasionalisme WBP, Kalapas Bagansiapiapi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila dan Kuis Kebangsaan

UJUNG TANJUNG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan utama Lapas, Kamis (1/10) pagi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, pegawai, serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, A.Md.I.P., S.H., M.Si. Ia menegaskan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merawat semangat nasionalisme.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila harus dijadikan benteng moral serta panduan hidup bagi seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali bagi warga binaan.

"Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup yang harus dihayati dan diamalkan. Semangat nasionalisme dan persatuan inilah yang menjadi pondasi utama kita dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik," tegas Agus Imam Taufik dalam amanatnya.

Suasana upacara yang semula formal dan khidmat berubah hangat dan penuh kebersamaan usai rangkaian upacara resmi selesai ditutup. Mengusung pendekatan pembinaan yang humanis dan edukatif, Kalapas menggelar sesi kuis kebangsaan interaktif berhadiah bagi WBP peserta upacara.

Dalam kuis tersebut, Kalapas melemparkan serangkaian pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, sejarah, hingga pengamalan Pancasila secara nyata. Salah satu pertanyaan menarik yang diajukan adalah mengenai penerapan Sila ke-4 di dalam kamar hunian apabila terjadi masalah atau perselisihan antar-WBP.

WBP yang dengan sigap menjawab bahwa penyelesaian masalah harus mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta.

​Sesi kuis yang diselingi berbagai pertanyaan lain serta kelakar segar ini berhasil memecah kekakuan dan membangun kedekatan antara petugas dengan WBP. Bagi warga binaan yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat, Kalapas memberikan tali asih berupa uang tunai yang diserahkan secara langsung di lapangan upacara.

​Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi tidak hanya memperingati momen sejarah bangsa, tetapi juga mengukuhkan komitmennya dalam menjalankan program Pembinaan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara secara kreatif, edukatif, dan penuh rasa kekeluargaan. (zal)

Berita Lainnya

Index