UTUSAN RIAU.CO, PELALAWAN — Irfan Panjaitan, S.Kom., S.H., semakin memantapkan langkahnya dalam bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pelalawan periode 2026–2029. Keseriusannya maju dalam kontestasi Konferensi Kabupaten (Konferkab) VIII PWI Pelalawan ditandai dengan pengembalian formulir pendaftaran bakal calon ketua kepada panitia, Jumat (6/11/2026).
Pengembalian berkas tersebut menjadi salah satu tahapan penting bagi Irfan untuk mengikuti proses pemilihan pimpinan organisasi wartawan di Kabupaten Pelalawan. Dokumen pendaftarannya diterima langsung oleh Ketua Panitia Konferkab VIII PWI Pelalawan, Johanes W. Tanjung.
Setelah melalui pemeriksaan administrasi, seluruh persyaratan yang diserahkan dinyatakan lengkap oleh panitia.
Ketua Panitia Konferkab VIII PWI Pelalawan, Johanes W. Tanjung, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima berkas pendaftaran Irfan Panjaitan. Ia memastikan dokumen yang diserahkan telah memenuhi kelengkapan administrasi sesuai persyaratan pencalonan.
"Benar, berkas pendaftaran Irfan Panjaitan sudah kami terima dan setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan lengkap," ujar Johanes.
Sementara itu, Irfan Panjaitan menegaskan bahwa keputusannya maju sebagai calon Ketua PWI Pelalawan bukan semata-mata untuk mengejar jabatan.
Ia mengaku terpanggil untuk berkontribusi membangun organisasi agar semakin solid, profesional, bermartabat, serta mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh wartawan di Kabupaten Pelalawan.
"Keinginan saya maju bukan semata-mata untuk mendapatkan jabatan, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun PWI Pelalawan menjadi organisasi yang lebih solid, profesional, dan bermartabat. Saya ingin seluruh anggota merasa memiliki organisasi ini," ungkap Irfan.
Menurutnya, kepengurusan PWI Pelalawan ke depan perlu memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya wartawan.
Penguatan kompetensi melalui pendidikan jurnalistik, pelatihan, serta pemahaman dan penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dinilai penting untuk mendorong lahirnya wartawan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Irfan juga berharap Konferkab VIII PWI Pelalawan menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarsesama insan pers.
Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh anggota tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan dalam proses konferensi.
"Siapa pun nantinya yang mendapat amanah, yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan membesarkan PWI Pelalawan. Perbedaan pilihan jangan sampai memecah kebersamaan kita," tegasnya.
Dengan dikembalikannya formulir dan dinyatakan lengkap oleh panitia, Irfan Panjaitan kini melanjutkan tahapan pencalonan Ketua PWI Kabupaten Pelalawan periode 2026–2029.
Konferkab VIII PWI Pelalawan diharapkan menjadi ruang demokrasi organisasi yang menjunjung tinggi kebersamaan, serta menghasilkan kepengurusan yang mampu memperkuat independensi pers, meningkatkan profesionalisme wartawan, dan membawa PWI Pelalawan menjalankan peran organisasi secara berkelanjutan.****rls /Ep
