Besok, 341 Peserta Ikuti UN Paket C dan B di Inhu

Besok, 341 Peserta Ikuti UN Paket C dan B di Inhu

RENGAT,UTUSANRIAU.CO -- Mulai besok  Selasa, (19/8/2014) hingga Jumat (22/8/2014) akan digelar ujian paket C dan paket B di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ujian kesetaraan tersebut diikuti oleh sebanyak 341 peserta, dengan rincian 251 peserta paket C dan sebanyak 90 orang paket B.

Untuk paket C terdapat satu peserta UN yang tidak lulus dalam tahun 2013/2014 lalu. Demikian juga halnya dengan paket B juga ada satu peserta yang tidak lulus UN sebelumnya.

“Jauh hari sebelum pelaksanaan UN paket B dan paket C ini, kita sudah sampaikan kepada seluruh sekolah agar segera mendaftarkan siswanya yang tidak lulus UN untuk mengikuti ujian kesetaraan, tetapi sampai saat ini, paket B hanya ada satu siswa dan paket C juga satu siswa yang mendaftar,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Inhu, Hefnan Endri didampingi Kabid Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Inhu, Abdurrahim, Senin (18/8/2014) kepada wartawan.

Dijelaskan Hefnan, UN paket B dan paket C yang digelar mulai Selasa (19/8) tersebut merupakan gelombang II tahun pelajaran 2013-2014. Sedangkan gelombang pertama sudah dilaksanakan bersamaan dengan UN SMP dan SMA sederajat beberapa waktu lalu.

Untuk UN paket B pada gelombang II ini akan dilaksanakan pada 10 ruang yang tersebar pada sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Inhu. Sedangkan UN paket C akan dilaksanakan pada 14 ruang.

Pelaksanaan UN paket B dan paket C ini hampir sama dengan UN SMP dan SMA sederajat sebelumnya. Peserta akan menjawab soal pada lembar jawaban komputer dan hasilnya akan dikirim ke Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan.

Yang membedakan dari mata pelajaran yang diujikan. Untuk paket B terdiri dari Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganeragaan, Matematika, IPS, Bahasa Inggris dan IPA. Sedangkan paket C jurusan IPS terdiri dari Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi dan Sosiologi.

“Pengawas berasal dari tutor di masing-masing PKBM, tetapi tetap dilakukan sistem silang berdasarkan mata pelajaran yang diampunya,” ujar Hefnan.

Dijelaskannya juga bahwa  ijazah paket B dan paket C tetap bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke SMA sederajat serta perguruan tinggi. Serta dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan lainnya misalnya melamar kerja dan lain sebagainya. (ds)

Berita Lainnya

Index