PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Masa usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan masa dimana seorang menentukan pilihan kearah mana ia nantinya akan melangkah kedepan.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Riau Dwi Agus Sumarno saat membuka acara Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2014, Senin (18/8/2014) malam, di hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.
"Masa usia SMP ini, usia dimana titik paling tinggi dalam hidup menentukan sikap, karena itu jangan salah dalam menentukan sikap atau pilihan," sebutnya.
Dwi mengatakan, jika dikaitkan dengan pemilihan seorang siswa lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikannya, terdapat pilihan mau melanjutkan pendidikan kejenjang yang berorientasi pada skill, atau hanya untuk pengetahuan umum.
"Kalau ingin memiliki skill profesional dan siap kerja setelah tamat, maka masuk lah ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kalau ingin terus menambah ilmu pengetahuan, maka masuk lah ke SMA, semua yang menentukan adik-adik," ujar Dwi memberi contoh.
Dwi tak menampik kalau pihaknya lebih cenderung mengarahkan para tamatan SMP itu untuk melanjutkan pendidikan ke SMK, karena di SMK, seseorang akan bisa memilih bidang keahlian yang diinginkannya, yang bisa dijadikannya untuk bekerja setelah menamatkan pendidikan.
"Terlebih, mulai tahun depan, kita akan menambah masa pendidikan mereka yang di SMK itu satu tahun lagi, mereka akan diberi skill yang lebih lagi pada bidang-bidang seperti memask, perhotelan ataupun bidang pertanian," pungkasnya.
Adapun kegiatan LPIR ini diikuti 240 orang peserta, dengan utusan masing-masing Kabupaten/Kota 15 siswa-siswi, ditambah 5 orang guru pendamping. Pemenang ditingkat Provinsi akan mewakili Riau ditingkat nasional. (ur3)
###
