PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Janji Kepala Dinas Pendidikan Riau Dwi Agus Sumarno men cek langsung pola pembelajaran di lembaga Pendidikan Anak Dini (PAUD) tidak sekedar omongan belaka.
Beberapa hari dalam pekan ini, Dwi melakukan sidak ke sejumlah PAUD di Pekanbaru, dan hasilnya sungguh mengagetkan, karena PAUD telah mengajarkan Membaca, Menulis dan Menghitung (Calistung) kepada murid-muridnya.
"Semua yang saya kunjungi telah meberikan Calistung, ini sudah melanggar dan tidak dibenarkan berdasarkan aturan dan ketentuannya," tegas Dwi, Kamis (21/8/2014).
Dia menjelaskan, sudah jelas aturannya bahwa pada masa PAUD, anak-anak tidak dibolehkan untuk diajarkan baca tulis, dan berhitung, mereka hanya diberi pendidikan kesenian yakni menyanyi dan bermain.
"Kalau untuk huruf dan angka, mereka hanya boleh diajarkan untuk sekedar tahu, misalnya ini huruf A, B dan lainnya, begitu juga dengan angka, cukup mengenal saja, tidak boleh diminta untuk menghitung, seperti menambah, mengalikan atau mengurangi," tegasnya lagi.
Terkait dengan hasil pemantauan tersebut, Dwi meminta kepada masing-masing pengelola PAUD untuk dapat mengubah silabus pembelajaran, mereka diberi waktu untuk memperbaiki dalm satu baln kedepan.
"Sanksi yang diberikan, bisa dengan peringatan terlebih dahulu, ataupun dengan langsung akan menutup PAUD tersebut, jadi sekali lagi saya tegaskan, PAUD tidak boleh memberikan Calistung," ungkapnya.(ur3)
###
