Berkunjung ke Disdik Riau, Guruh Soekarno Bahas Muatan Lokal

Berkunjung ke Disdik Riau, Guruh Soekarno Bahas Muatan Lokal
###

PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Guruh Soekarno Putra Putra bahas muatan lokal dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, DR Dwi Agus Sumarno.

Guruh merasa khawatir dengan semakin hilangnya budaya lokal daerah-daerah di Indonesia akibat pengaruh budaya luar, padahal Indonesia dikenal dengan berbagai khasanah budaya yang beragam dan itu seharusnya bisa terus dipertahankan.

"Hanya silaturrahmi, kita juga tadi membahas mengenai porsi muatan lokal dalam pembelajaran di sekolah-sekolah, kalau di Riau ini tentu budaya Melayu," jelas Guruh menjawab wartawan perihal kedatangannya ke Dinas Pendidikan Riau, Selasa (2/9/2014).

Guruh menyebut, berbagai kebudayaan daerah yang ada di tanah air ini seharusnya bisa dipertahankan, karena lunturnya budaya juga berakibat pada lunturnya sikap nasionalisme masyarakat Indonesia.

Karena dalam keaneka ragaman budaya yang ada tersebut, Indonesia membuktikan diri sebagi negara yang bisa bersatu meski berbeda-beda. "Hal ini yang perlu dan harus kita kembalikan, melalui aneka ragam budaya, masyarakat kita bisa bersatu dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kuat dan bermartabat," pungkasnya.

Dia berharap melalui peran dunia pendidikan, apa yang dicita-citakan nya itu bisa diwujudkan, karena budaya-budaya yang ada itu bisa diajarkan ke anak didik melalui muatan lokal.

"Seperti di Riau ini, berbagai budaya daerah yang ada harus terus digali, dan bisa dipertahankan, karena ini merupakan bagian dari kekayaan negeri kita," ajaknya.

Atas dasar pemikiran Guruh Soekarno yang demikian, Kadisdik Riau menilai kalau putra bungsu mantan Presiden Soekarno itu pantas dan layak menduduki jabatan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI kedepan.

"Tentunya kita sangat berharap pak Guruh ini bisa menjadi Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla," kata Dwi.

Mantan Direktur IPDN Riau ini menjelaskan, persoalan mulai lunturnya budaya lokal ini memang sangat dirasakan di Provinsi Riau, berbagai permainan lokal yang menjadi favorit bagi anak-anak semasa dirinya dulu, saat ini sudah tidak ada lagi.

"Inilah yang ingin kita gali kembali, berbagai kebudayaan dan permainan tradisional yang ada itu, harus dibangkitkan kembali, sehingga anak-anak kita tidak hanya mengenal budaya dan permainan dari luar," ungkapnya.

Ikut serta bersama Guruh dalam kunjungan nya tersebut, Ketua DPD PDIP Riau Suryadi Khusaini dan pengurus PDIP Riau lainnya.**(ur3)

###

Berita Lainnya

Index