PEKANBARU,UTUSANRIAU.CO -- Fungsi media baik cetak maupun elektronik sebagai penyampai informasi kepada khalayak, sangat membantu masyarakat dalam beraktifitas.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Riau Drs Abdul Kadir, saat membuka acara Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Provinsi Riau tahun 2014, Selasa (16/9/2014) di hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.
"Misalnya ketika terjadi musibah asap, dengan diberitakannya hal itu, maka masyarakat yang ingin bepergian kalau sudah membaca beritanya, akan bisa siap siaga dengan segala sesuatunya agar asap tidak mengganggu aktifitas mereka," ujar Kadir mencontohkan.
Kadir mengatakan, dalam membuat suatu berita seorang petugas atau yang biasa disebut dengan jurnalis, memiliki kode etik dan etika, karena itu, jika seorang jurnalis lari atau keluar dari hal itu, maka Dia bisa dipersoalkan secara hukum.
Karena itu, sebagai penulis pemula, Kadir menghimbau kepada para siswa untuk dapat memahami dan mengikuti kode etik dan etika jurnalistik, sehingga bisa menghasilkan berita yang berkualitas dan mampu memberi nilai positif bagi yang membaca.
"Harus dengan penulisan yang baik, sesuai dengan kaedah tata bahasa yang baik, orang akan senang melihat dan membaca media tersebu, karena media juga merupakan sumber ilmu," ujar Kadir.
Kadir dikesempatan itu juga mengingatkan kepada peserta untuk lebih mementingkan bagaimana cara membuat berita yang baik dan benar, dan soal meraih prestasi agar dijadikan yang nomor dua.
"Karena yang terpenting itu adalah ilmunya, dengan mampu menyerap dan memahami ilmu yang didapat, maka hasil yang dicapai saat membuat karya jurnalistik juga akan baik dan berkualitas," pungkasnya.**(ur3)
