RENGAT,UTUSANRIAU.CO -- Para lulusan Akademi Kesehatan (Akkes) tidak perlu ragu dan kawatir dalam menghadapi dunia kerja. Sebab peluang kerja masih banyak dan terbuka lebar, tinggal bagaimana memanfaatkannya.
“Peluang yang dimiliki para lulusan Akkes ini masih terbuka lebar. Maka dari itu diharapkan kepada para lulusan agar tak perlu ragu dan khawatir terhadap kesempatan kerja yang ada,”jelas Bupati Inhu yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Ujang Sudrajat saat menghadiri Wisuda dan Pelantikan terhadap 62 Mahasiswa Angkatan VIII Akkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau 2013-2014, Selasa (23/9/2014) di gedung Auditorium Akkes Pematang Rebah.
Dijelaskan Bupati, bahwa Pemkab Inhu akan terus mendukung upaya dalam peningkatan kesehatan baik dalam hal pembangunan Infrastruktur, Ekonomi kerakyatan dan bidang kesehatan lainnya. Untuk itu kedepannya berharap, agar para lulusan Akkes kedepannya dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan keperawatannya di lingkungan masyarakat.
Hadir dalam acara tersbut FKPD, Kepala Dinas Kesehatan Inhu Suhardi, Kabag, Camat Rengat Barat Nurjanah, SP, serta para Orang Tua/Wali dari mahasiswa peserta wisuda hadir dalam acara tersebut. Dalam kesempatan itu turut hadir pula Kepala UPTD Akademi Kesehatan Provinsi Riau dan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dr Yohanes.
Dalam laporannya, Kepala UPTD Akademi Kesehatan Provinsi Riau T. Zuleffendi SH. M.Si menyampaikan bahwa dari 62 mahasiswa peserta wisuda angkatan VIII ini, terdiri dari 53 orang mahasiswa reguler. Serta 9 mahasiswa program khusus dengan persyaratan telah menyelesaikan seluruh mata kuliah serta karya tulis ilmiah.
Dari seluruh total para wisudawan/wisudawati, tiga mahasiswi berhasil meraih kelulusan dengan nilai tertinggi (cumlaude) diantaranya Gusti Marlina Desi dengan nilai IPK 3,71, Resmiati dengan nilai IPK 3,64 dan Meitria Elfiori dengan nilai IPK 3,50. Lebih lanjut, beliau juga berharap kepada para lulusan akademi kesehatan ini nantinya dapat menjadi tenaga perawat yang baik, santun dan profesional.
Selanjutnya, senada dengan apa yang disampaikan Kepala UPTD Akkes Prov. Riau, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dr. Yohanes dalam sambutannya mengharapkan kepada seluruh para wisudawan/wisudawati kedepannya mampu berkompetensi dengan tenaga-tenaga kesehatan dari luar negeri. Sebagai persiapan kita dalam menghadapi AFTA 2015.
Selain itu dijelaskannya juga bahwa kebutuhan tenaga kesehatan khususnya di Kabupaten Indragiri Hulu masih tergolong sangat tinggi. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk yang tergolong dalam lanjut usia dan balita masih relatif seimbang.
“Maka dari itu, peluang bagi tenaga kesehatan dalam dunia kerja masih sangat dibutuhkan,”ungkap Yohanes.**(ds)
