BENGKALIS,UTUSANRIAU.CO -- Bantuan Operasi Sekolah (BOS) yang mulai di gelontorkan Pemerintah Pusat tahun 2006 hingga 2013, khusus di SD Negeri 30 Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis diduga tidak disalurkan semestinya, sehingga anak murid di sekolah mencapai 174 siswa belum pernah menikmati bantuan tersebut.
Menurut ketarangan guru sekolah SDN 30 Silfia, mengaku tidak tahu menahu terkait dana BOS disalurkan oleh pihak sekolah dari pusat tersebut, lantaran persoalan alokasi dana BOS yang melaksanakan pihak Bendahara dan Kepala Sekolah.
"Saya tidak tahu masalah dana bos yang diperuntukkan di sekolah kami, tapi saya cermati dari sejak dana bos disalurkan oleh pusat tahun 2006 hingga kini, nampaknya belum ada tanda tanda dinikmati anak anak murid secara jelas, saya dan 12 guru lainnya ya mengajar dengan apa adanya, walaupun meja kursi yang sudah tidak layak untuk tempat belajar, "tuturnya, Selasa (30/9/2014) pagi.
Sementara itu, Bendahara sekolah SD 30, Basrin mengungkapkan dan mengakui setelah mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan di Pekanbaru beberapa waktu lalu, dengan tegas mengundurkan diri menjabat sebagai Bendahara di SD tersebut, karena dirinya tidak mau dijadikan kambing hitam persoalan skandal dana BOS di SD tersebut yang diduga kuat dilakukan Kepala Sekolahnya.
Sebagai bendahara dari sejak awal dana BOS diberlakukan tahun 2006 hingga kini, baru sekali anak sekolah dibelikan baju dari dana BOS tersebut dan untuk yang lainnya memang tidak ada, termasuk rehab meja kursi tempat siswa belajar.
"Makanya kemarin saya sudah mengajukan mengundurkan diri sebagai bendahara sekolah, sebab resikonya berat dan saya juga tidak mau dikambing hitamkan terkait pemyaluran dana BOS disekolah ini, tapi pengunduran saya ini tidak disetujui oleh Kepala Sekolah dan sebelumnya sayapun pernah menyampaikan pada Kepsek, apa saja arah penyaluran dana BOS, tapi tidak pernah digubrisnya, "terangnya.
Disisi lain, Kepala Sekolah (Kepsek) Herdawati saat dijumpai menyampaikan, lantaran dirinya sibuk sebagai pimpinan di SD tersebut, tidak sempat memikirkan akan diarahkan kemana dana BOS yang telah diterima setiap tahunnya dari 2006-2013 kemarin yang hingga kini bila dikumpulkan mencapai setengah Milyar lebih, "disebabkan sibuk, dana BOS disetiap tahunnya itu, kita alokasikan untuk mengikuti kegiatan perlombaan siswa, "elaknya.
Disamping itu, lanjut Kepsek Herdawati, bahwa seluruh program alokasi dana BOS yang melaksanakan pihak Bendahara, sedangkan dirinya mengaku hanya mendatanganinya saja, "saya sebagai Kepsek hanya sebatas memdatangani pengeluaran dana BOS, "ungkapnya lagi.**(bp)
###
