BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Hari Jadi Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) Bengkalis ke 23 di bulan Oktober 2014 ini bertemakan "Mari Wujudkan Keteladanan Untuk Melahirkan Generasi Yang Aktif, Kreatif dan Berkwalitas, Jum'at (10/10/14) pagi.
Namun, Sekolah MTsN Bengkalis yang beralamat dijalan Soebrantas, Wonosari Timur, Kecamatan Bengkalis dalam memperingati HUT MTsN ke 23 ini ada sedikit keanehan, lantaran acara yang dikemas dalam bentuk acara siraman rohani, ternyata pada awalnya tidak ada kompromi sedikitpun dengan pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bengkalis.
Hal itu terungkap saat Kakan. Kemebag Bengkalis H. Jumari pada sejumlah media dimeja kantornya, Jum'at (10/10/14) jelang siang, bahwa dirinya mengaku kebingungan, sebabnya ditahun sebelumnya di Sekolah MTsN tersebut belum pernah menggelar HUT MTsN.
“Selama ini saya tidak pernah dengar kalau MTsN Bengkalis ada HUT hingga sampai ke 23 yang diperingati hari ini. Memang juga saya akui undangan saya terima, tapi karena sebelumnya tidak pernah acara peringatan HUT MTsN disana, maka Kasi Mapenda mewakili saya hadir dalam acara tersebut, sebab dia mungkin yang lebih tau, ”terang Jumari.
Jumari sendiri juga menyayangkan cara yang dilakukan oleh pihak Sekolah, sebab tanpa ada koordinasi dengan Kemenag, dengan tiba tiba memperingati hari jadi MTsN, "itulah saya juga jadi bingung, apakah kegiatan itu merupakan kegiatan rutinan apa tidak.
"Sebab baru kali ini kita baru dengar ada HUT MTsN Bengkalis dan sudah ke 23 pulak, sedangkan sebelumnya belum pernah ada, "ungkap Jumari mencoba menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) MTsN Bengkalis Pujiono dalam sela sela acara dihalaman sekolah tersebut, saat ditemui sejumlah wartawan enggan berkomentar, bahkan tidak mau menemui wartawan, "Pak Kepsek tak mau ditemui mas, katanya siapa yang mengundang wartawan diacara ini, "beber Khairul bagian kesiswaan sekolah tersebut. (bp)
###
