Demi Prestasi Siswa, Kepsek SDN 01 Bengkalis Lakukan Berbagai Terobosan

Demi Prestasi Siswa, Kepsek SDN 01 Bengkalis Lakukan Berbagai Terobosan

BENGKALIS, UTUSANRIAU.CO - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Bengkalis merupakan sekolah favorit di kota Bengkalis yang sebelumnya hanya 16 lokal, kini sekolah tersebut sudah ada tambahan 2 lokal lagi yang diperuntukkan siswa kelas III, sehingga lokal sekolah tersebut telah berdiri 18 lokal tempat belajar untuk menampung 622 siswa ditahun ajaran 2013-2014.

Namun, dengan terbangunnya dua lokal tahun anggaran 2013 lalu, ditahun 2014 ini, siswa kelas III tidak langsung dapat menempatinya, sebab dibeberapa waktu lalu didua lokal baru tersebut belum ada bangku belajar, sehingga untuk siswa kelas III masuk sekolah di siang hari bergantian dengan siswa kelas lainnya yang masuk dipagi hari.

Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis sendiri hingga kini belum dapat memberikan informasi untuk menganggarkan meja belajar di dua lokal tersebut, walaupun pihak sekolah telah mengusulkan ke dinas terkait, yang tujuannya, agar siswa kelas III segera dapat menempati didua lokal baru dan tidak lagi belajar disiang hari.

"Lantaran, hingga kini belum ada kabar akan dianggarkan meja belajar untuk lokal baru, maka pihak Sekolah bersama komite dan para wali murid kelas III merapatkan hal itu, untuk mencari solusi yang terbaik, agar siswa kelas III tidak lagi belajar sekolah di siang hari, "tutur Kepsek Nur Zairina. Spdi, Jum'at (24/10/14) jelang siang.

Menurut Kepsek, dengan hasil rapat tersebut, untuk meja belajar di satu lokal, dibantu wali murid kelas III dan satu lokal lagi dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), "dari rapat kemarin itu, wali murid memang merasa keberatan kalau anak meraka belajarnya disiang hari, sebab itu kita sudah dapat solusinya dan mulai kemarin didua lokal tersebut, siswa kelas III telah belajar dipagi hari seperti siswa kelas lainnya dengan dibantu wali murid dan dari Dana BOS, "beber Kepsek lagi.

Sementara itu, terkait buku Kurikulum tahun 2013 yang berbeda dengan Kurikulum tahun sebelumnya, Kepsek Nur Zairina mengakui telah melakukan sosialisasi pada seluruh wali murid SDN 01, sebab tanpa peran wali murid, para siswa akan kesulitan dalam belajar untuk meraih prestasi.

Kurikulum tahun 2013 itu, lanjut Murzairina, memang sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya, sebab kurikulum tahun ini, yang dinilai ada tiga unsur yang antara satu sama lain tidak bisa dipisahkan, yakni penilaian keagamaan, prestasi dan yang terakhir ketrampilan.

Jadi, dengan tiga penilaian tersebut, jika pihak sekolah tanpa ada kerjasama yang baik dengan wali murid dalam menyongsong kurikulum 2013 ini, maka siswa yang bersangkutan kemungkinan besar tidak akan berhasil dalam belajar, sebab walaupun siswa itu prestasinya bagus, tapi kalau ahklaqnya buruk maka nilainya akan turun, begitu juga dengan ketrampilannya juga harus bagus.

"Sebab itu, ketiga penilaian itu tidak bisa dipisahkan satu sama lain, makanya dengan pempelajaran berbeda ini, kita sengaja mengundang wali murid terkait kurikulum 1013 ini untuk disosialalisasikan dari sejak beberapa waktu lalu, "tutur Nur Zairina lagi. (bp)

Berita Lainnya

Index