PELALAWAN, UTUSANRIAU.CO - Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan mengklaim sekitar 85 persen guru yang ada di daerah ini telah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013. Sisanya lagi, dipastikan dituntaskan pada program pelatihan 2015 mendatang. Namun diharapkan, dengan program klaster dan pendampingan serta sekolah induk pelatihan Kurikulum 2013 lebih cepat dirampungkan dan tinggal penerapannya saja lagi.
"Alhamdulillah, sekitar 85 persen atau lebih malah, guru-guru kita yang ada di seluruh Kabupaten Pelalawan sudah mengikuti pelatihan
Kurikulum 2013," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan H MD Rizal Abbas,M.Pd Selasa (28/10). Hanya saja tidak disebutkan
jumlah detil terkait guru, baik guru SD, SMP maupun SMA/SMK yang telah mengikuti kurikulum pendidikan yang baru tersebut.
Didampingi Kabid Kurikulum Salbiyah,S.Pd, Kadisdik menyebutkan, sisa guru yang belum mengikuti pelatihan Kurikulum di era menteri M
Nuh dipastikan selesai pada 2015 mendatang. "Kita optimis tahun depan seluruh guru sudah mendapatkan pelatihan kurikulum 2013
tersebut. Tapi saya juga yakin, sebelum berakhirnya tahun ini jumlah guru yang belum mengikuti pelatihan kurikulum semakin sedikit.
Pasalnya, selain adanya pelatihan khusus dari LPMP, Disdik provinsi, Disdik kabupaten, juga ada program pendampingan, klaster dan
sekolah induk. Semuanya ini mengacu pada pelatihan dan pencarian solusi jika ada kendala saat penerapan kurikulum tersebut di tiap
sekolah," bebernya.
Dimisalkannya, di Pangkalan Kerinci untuk tingkat SMA, ditetapkan SMAN I Pangkalan Kerinci sebagai sekolah induk. Sekolah induk ini
berkewajiban memberikan pelatihan kepada 10 sekolah imbas setingkat SMA juga. Dan strategi ini sudah berlangsung. Begitu juga untuk
tingkat SMP dan SD serta SMK," paparnya.
Kendati belum seluruh guru mengikuti pelatihan kurikulum, namun dipastikan penerapan kurikulum pada 2015 mendatang tidak banyak
menemui kendala, Kadisdik menambahkan. Bahkan hari ini juga tim pendampingan akan turun ke SMA Ukui.
"Ya, akan menanyakan langsung apa ada kendala dalam penerapan kurikulum baru atau tidak. Jika ada kendala akan bantu carikan
solusinya," tandasnya.
Kendati tidak menyebutkan angka pasti guru yang telah mengikuti pelatihan kurikulum, namun Kabid Kurikulum menyebutkan jumlah guru
yang ada di Kabupaten Pelalawan, untuk tingka SD yang PNS 1.733 non PNS 202 guru, guru SMP PNS 478 dan non PNS 123. Tingkat SMA,
guru PNS ada 483 dan non PNS 98 guru, guru SMK, PNS berjumlah 151 dan non PNS 250 guru. (ur3)
