MTQ Tembilahan: Bengkalis Ikut Sertakan Peserta Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer

MTQ Tembilahan: Bengkalis Ikut Sertakan Peserta Seni Lukis Kaligrafi Kontemporer
peserta Khattil Quran golongan kontemporer utusan Bengkalis, Reni Lestari terlihat serius menyelesaikan lukisannya###

TEMBILAHAN, UTUSANRIAU.CO -  Khattil Qur'an golongan kontemporer, merupakan salah satu cabang baru yang diperlombakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIII tingkat provinsi Riau di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Bengkalis juga menurunkan putra-putri terbaiknya dibidang lukisan kaligrafi ini.

Kaligrafi Kontemporer digelar di venue Futsal, Jl. Subrantas ini, berbeda dengan tiga golongan cabang khattil lainnya yakni Naskah, Hiasan Mushaf, dan Dekorasi, sebab kaligrafi telah mengalami sejumlah revolusi, tergambar dengan adanya pergeseran mazhab yang dianut peserta.

Demikian yang disampaikan pelatih kaligrafi dari Bengkalis, Subandi saat menyaksikan anak didiknya berlaga bersama peserta dari kabupaten/kota lainnya, bahwa dulu peserta itu menguasai mazhab huruf, tapi sekarang sudah ke mazhab guru.

"Pergeseran ini, dikarenakan keberadaan master-master kaligrafi yang menjadi panutan di dunia Islam dan karena kemunculan gaya-gaya baru yang tampil akibat penyelenggaraan lomba-lomba khattil Internasional di Turki, Yordania, Brunei, Irak dan di Abu Dhabi, "terang Subandi, Selasa (16/12/14).

Karya-karya baru tersebut, lanjutnya, sebab yang tampilkan merupakan modifikasi bentuk, seperti anatomi huruf maupun komposisinya, sehingga para peserta yang tampil pun ikut-ikutan gaya yang terus berkembang.

"Misalnya saja, peserta kita, Muhammad Yafizh dan Reni Lestari, lukisan kaligrafinya sesuai dengan idola sang guru dari negara-negara Timur Tengah seperti di Turki, " sambungnya.

Secara rinci Subandi menjelaskan, perbedaan dari ketiga golongan kaligrafi, kalau naskah, hiasan mushaf, dan dekorasi itu merupakan masuk golongan mazhab tradisional yang masuk katagori baku dengan aturan-aturan yang sudah dipatenkan.

"Tapi, yang kontemporer itu merupakan pembebasan dari aturan-aturan sehingga tampilannya berbeda, jadi dengan hadirnya golongan kontemporer, akan menambah semaraknya pelaksanaan MTQ dan juga ikut perkembangan seni lukis kaligrafi yang terus bergulir, ya mudah-mudahan putra putri Bengkalis dapat meraih juara, "ungkap Subandi. (rls/bp)

###

Berita Lainnya

Index