Bahas Data Pasar, Komisi II DPRD Pekanbaru Hearing dengan Disperindag

Bahas Data Pasar, Komisi II DPRD Pekanbaru Hearing dengan Disperindag
Bahas Data Pasar, Komisi II DPRD Pekanbaru Hearing dengan Disperindag

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Komisi II DPRD Pekanbaru menggelar hearing bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru. Agenda rapat tersebut membahas terkait kebijakan Pemko Pekanbaru melalui dinas terkait dalam mengelola sejumlah pasar.

"Ada beberapa hal yang kami sampaikan kepada Disperindag bahwasanya tadi kita mempertanyakan ada berapa jumlah pasar yang dikelola oleh Pemko dan berapa pula jumlah pasar yang dikelola oleh pihak ketiga," kata Ketua Komisi II DPRD kota Pekanbaru, H Fathullah usai rapat, Kamis (15/4/2021) di kutif dari gardaterkini.com.

Politisi Gerindra ini mengatakan, terdapat lima pasar yang dikelola oleh pihak ketiga. Hal ini disampaikan oleh pihak Disperindag Kota Pekanbaru pada saat rapat kerja bersama Komisi II DPRD.

 

"Pemko kewalahan juga dalam mengelola pasar ini disebabkan karena tidak ramainya pengunjung. Jadi kalau dapat semua pasar ini harus dipihak ketigakan. Memang lebih tinggi lebih pembayarannya, tetapi itu bisa membuat pasar menjadi lebih baik dari sisi tingkat pengunjung," terangnya.

Komisi II DPRD mengusulkan pengelolaan pasar tersebut dapat dipihak ketigakan dengan sistem sewa apabila Pemko Pekanbaru tidak sanggup dalam mengurus pasar.

"Insya Allah, pasar akan ramai kalau pihak ketiga yang mengelola. Tetapi kalau Disperindag yang mengelola pasar itu ya seperti begitu-begitu aja terus, malah yang ada pasar itu termakan usia," pungkas Fathullah. 

Selanjutnya, Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan banyak masukan dari Komisi II yang harus dilaporkan ke pimpinan di Pemko Pekanbaru.

"Hearing (rapat dengar pendapat) kemarin membahas pengembangan beberapa pasar yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga termasuk Pasar Induk dan Pasar Bawah. Cukup banyak masukan dari Komisi II," kata, Jumat (27/5).

Ada beberapa pendapat Komisi II yang harus disikapi. Intinya, perlu kesepahaman antara Disperindag dengan Komisi II DPRD.

Ket Foto: Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut saat mengikuti Hearing Bersama Komisi II DPRD Kota Pekanbaru

"Mereka menanyakan proses lelang pengelola Pasar Bawah itu sudah sampai dimana. Saya jawab bahwa prosesnya masih verifikasi dokumen dalam proses lelang," ucap Ingot.

Mengenai Pasar Induk, Disperindag juga mempertimbangkan langkah selanjutnya, apakah dilanjutkan atau dihentikan pembangunannya oleh pihak ketiga. Komisi II menolak pedagang dipindahkan ke Pasar Induk. "Tapi, kami akan melaporkan hal ini ke pimpinan," sebut Ingot.

Karena, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta pengelola Bus Trans Metro (TMP) keberatan dengan kehadiran pedagang di area luar Terminal Bandar Raya Payung Sekali (BRPS). Aktivitas petugas Damkar dan bus TMP terkendala dengan kehadiran pedagang di belakang Terminal BRPS. **Adv/ gardaterkini/ Int/red


#Pekanbaru

Index

Berita Lainnya

Index