“Walaupun hanya sekali bertatap muka dengan beliau saat berbuka puasa, saya melihat almarhum sebagai sosok jurnalis yang memiliki dedikasi tinggi. Semangatnya dalam menyampaikan informasi kegiatan Polres Bengkalis serta memperjuangkan kebenaran menjadi teladan bagi kita semua,” ungkap AKBP Fahrian Saleh Siregar di hadapan keluarga almarhum.
Ia juga menambahkan bahwa almarhum merupakan mitra strategis Polres Bengkalis dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Prosesi pelepasan jenazah turut dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Negeri beserta jajaran hakim, pengurus PWI Bengkalis, serta rekan-rekan seprofesi yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Diketahui, Yulistar Elavanto Simorangkir menghembuskan napas terakhir pada Senin (6/4/2026) pukul 06.30 WIB di RSUD Kabupaten Bengkalis. Almarhum diketahui mengidap penyakit komplikasi, namun selama ini tidak pernah mengeluhkan kondisinya kepada rekan-rekan sejawat.
Almarhum lahir pada 11 Juli 1968 dan tutup usia 58 tahun. Selain dikenal sebagai jurnalis berdedikasi, almarhum juga memiliki latar belakang pendidikan sebagai Sarjana Teknik (Ir) di bidang perikanan.
Usai prosesi pelepasan, jenazah almarhum kemudian dikebumikan di pemakaman Gereja AKBP, Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Bengkalis.
Sementara itu, Ketua PWI Bengkalis, Adi Putra, dalam sambutannya mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, rendah hati, dan penuh dedikasi dalam dunia jurnalistik.
Almarhum memulai karier jurnalistiknya sejak tahun 2005 dan bergabung dengan PWI Bengkalis pada tahun 2016. Selama perjalanannya, ia aktif berkontribusi dan pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kesejahteraan PWI Bengkalis masa bakti 2021–2024. Hingga akhir hayatnya, almarhum mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PWI Bengkalis masa bakti 2024–2027.
“Almarhum bukan hanya sahabat, tetapi juga sosok yang telah memberikan warna dalam perjalanan jurnalistik di Bengkalis. Kebaikan, ketulusan, dan pengabdiannya akan selalu kami kenang,” ujar Adi Putra.
Ucapan duka juga disampaikan Ahmadi, pimpinan perusahaan classnews.id, tempat almarhum bernaung sebagai wartawan. Ia mengaku sangat kehilangan dan tak menyangka kepergian sosok yang dikenal penuh semangat tersebut.
"Selamat jalan, sahabat. Pengabdian dan kenanganmu akan selalu hidup di hati kami," ungkapnya.
Pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan penuh haru. Isak tangis keluarga dan sahabat mengiringi langkah terakhir almarhum menuju peristirahatan terakhirnya. ***Rls