Praktikum Lapangan Mahasiswa PWD UNRI Dorong Pemahaman Perencanaan Wilayah Berbasis Desa

Praktikum Lapangan  Mahasiswa  PWD UNRI Dorong Pemahaman Perencanaan Wilayah Berbasis Desa
Praktikum Lapangan Mahasiswa PWD UNRI Dorong Pemahaman Perencanaan Wilayah Berbasis Desa

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Program Studi Perencanaan Wilayah Pedesaan (PWD) Pascasarjana Universitas Riau melaksanakan kegiatan praktikum lapangan di Kabupaten Siak, Kamis hingga Jumat, 7-8 April 2026. Untuk hari Kamis kegiatan difokuskan pada Kawasan Mangrove Sungai Bersejarah, Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, sementara hari Jumat diadakan Kampung Tengah Kecamatan Sungai Mempura.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, dan potensi pengembangan wilayah pedesaan berbasis ekowisata dan konservasi mangrove. Praktikum lapangan diikuti oleh mahasiswa dan dosen pendamping sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan.

Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah Pedesaan, Dr. Zulkarnaini, M.Si, menyebutkan selama kegiatan berlangsung, peserta melakukan observasi kawasan mangrove, pemetaan potensi wilayah, identifikasi kondisi lingkungan, serta berdialog langsung dengan tokoh masyarakat setempat mengenai pengelolaan kawasan dan pengembangan desa.

Salah satu dosen pendamping lapangan senior, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA menambahkan kegiatan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami proses perencanaan wilayah secara nyata dan kontekstual.

“Melalui praktikum lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori perencanaan wilayah dengan kondisi riil di masyarakat, khususnya dalam pengelolaan kawasan mangrove yang memiliki nilai ekologis dan historis,” ujarnya.

Selain pengumpulan data lapangan, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai strategi pengembangan kawasan Mangrove Sungai Bersejarah sebagai destinasi wisata edukatif dan berkelanjutan. Mahasiswa turut mempelajari potensi ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal serta tantangan yang dihadapi dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Pemerintah desa dan masyarakat Desa Kayu Ara Permai menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap hasil observasi serta kajian mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kawasan di masa mendatang.

“Kegiatan praktikum lapangan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang memiliki kepekaan sosial, kemampuan analisis wilayah, dan kepedulian terhadap pembangunan desa berkelanjutan,” ujar dosen pendamping lapangan lainnya yaitu Dr. Ali Asfar, M.Si, Dr. Wan Muhammad Yunus, M.Si, dan Dr. Indra Suandy, M.Si.***rls
 

Berita Lainnya

Index