Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Peringati Maulid Nabi, WBP Didorong Teladani Akhlak Rasulullah

Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Peringati Maulid Nabi, WBP Didorong Teladani Akhlak Rasulullah
Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Peringati Maulid Nabi, WBP Didorong Teladani Akhlak Rasulullah

UJUNG TANJUNG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bagansiapiapi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Muta’alim pada Rabu (26/8) dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan keimanan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

Acara tersebut diikuti oleh jajaran petugas Lapas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kehadiran mereka mencerminkan kebersamaan dalam memperingati hari besar Islam yang sarat makna spiritual.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana religius. Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an membawa jamaah pada renungan mendalam tentang nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Dilanjutkan dengan tausiah keagamaan, jamaah diajak untuk mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya sikap jujur, sabar, amanah, serta saling menghormati dan menyayangi sesama.

Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi WBP.

"Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi Warga Binaan, semoga kegiatan ini menjadi bagian dari proses perubahan menuju pribadi yang lebih baik," ungkapnya.

Tausiah yang disampaikan juga menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Nilai-nilai kejujuran dan kesabaran diharapkan dapat membentuk karakter WBP menjadi lebih kuat dan berintegritas.

Doa bersama menjadi penutup rangkaian acara, menghadirkan suasana penuh kekhusyukan. Jamaah memanjatkan harapan agar seluruh warga Lapas senantiasa diberi kekuatan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman, menunjukkan komitmen Lapas Bagansiapiapi dalam membina WBP melalui pendekatan keagamaan. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif dan berorientasi pada pembinaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Bagansiapiapi diharapkan menjadi titik awal perubahan positif.

Dengan semangat kebersamaan dan teladan Rasulullah, WBP diharapkan mampu menata kembali kehidupan mereka menuju masa depan yang lebih baik. (zal)

Berita Lainnya

Index