Kapolres Pelalawan Beri Pesan Menyentuh kepada Penyintas Narkoba: Jangan Kembali ke Masa Lalu

Kapolres Pelalawan Beri Pesan Menyentuh kepada Penyintas Narkoba: Jangan Kembali ke Masa Lalu

UTUSAN RIAU.CO, PELALAWAN —  Komitmen memerangi penyalahgunaan narkoba tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat pemulihan dan membangun kemandirian para penyintas. Polres Pelalawan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Soft Skill Penyintas Penyalahgunaan Narkoba melalui Kemitraan Ekonomi Kreatif, Kamis (22/10/2026), di Kantor BNNK Pelalawan.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh Kepala BNNK Pelalawan AKBP Sasli Rais, S.H., M.H., didampingi Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H. Workshop ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemulihan penyintas penyalahgunaan narkoba agar mampu membangun kehidupan yang lebih baik, produktif, dan mandiri setelah menjalani proses pemulihan.

Turut hadir Kasubbag Umum BNNK Pelalawan Essa Persada Putra, Katim Rehabilitasi Marleni, Kasat Intelkam AKP Deddy Hendra, Kasat Binmas AKP Edy Haryanto, Kasat Resnarkoba IPTU Rudi Syahputra, serta Kasikum AKP Liston Sihombing. Sebanyak 20 penyintas penyalahgunaan narkoba mengikuti kegiatan tersebut dengan harapan memperoleh wawasan dan motivasi untuk menata masa depan yang lebih positif.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Pelalawan AKBP Sasli Rais menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Pelalawan serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan, workshop ini bertujuan membekali para penyintas dengan peningkatan kemampuan diri, membangun kepercayaan diri, serta membuka peluang untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan ekonomi kreatif. Dengan bekal tersebut, para penyintas diharapkan mampu kembali berperan aktif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari menekankan pentingnya kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap materi dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki kehidupan.

Menurutnya, proses pemulihan harus disertai tekad kuat untuk meninggalkan masa lalu, menjauhi narkoba, serta membangun masa depan melalui aktivitas yang produktif dan bermanfaat. Kemandirian ekonomi juga menjadi salah satu modal penting agar para penyintas memiliki arah hidup yang lebih jelas.

Kapolres Pelalawan memberikan pesan penuh motivasi kepada seluruh peserta agar tidak kehilangan harapan dan terus berjuang memperbaiki diri. "Jangan kembali ke masa lalu, masa depan masih panjang. Jadikan ilmu ini senjata baru untuk hidup lebih baik," tegas AKBP Ahmad Nur Ari. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, bangkit dari keterpurukan, dan membuktikan diri melalui tindakan nyata yang positif.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat sebagai simbol kemitraan dan sinergi antara Polres Pelalawan dan BNNK Pelalawan dalam mendukung pemulihan penyintas penyalahgunaan narkoba. Melalui workshop ini, kedua institusi berharap para peserta semakin termotivasi untuk menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan mandiri, sekaligus memperkuat upaya bersama mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang lebih aman dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.****rls

Berita Lainnya

Index