UTUSAN RIAU.CO, PEKANBARU — Indra Warman resmi menjadi Ketua National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Riau setelah ditetapkan secara aklamasi dalam proses penjaringan kepemimpinan yang digelar di Hotel Furaya, Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Dukungan penuh dari seluruh NPC kabupaten/kota se-Riau mengantarkan Indra sebagai calon tunggal dalam proses pemilihan tersebut.
Ketua Steering Committee (SC), Yulius, menjelaskan bahwa sejak tahapan penjaringan dibuka, hanya terdapat satu kandidat yang mendaftar dan memperoleh dukungan bulat dari seluruh pengurus NPC kabupaten/kota di Provinsi Riau.
"Sejak proses penjaringan dibuka hanya ada satu calon, yakni Indra Warman, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh NPC kabupaten/kota di Riau. Dukungan ini menjadi modal penting untuk bersama-sama memajukan olahraga disabilitas di Provinsi Riau," ujar Yulius.
Menurutnya, salah satu program prioritas kepengurusan mendatang adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan bagi para pelatih maupun atlet pemula. NPC Riau juga berencana menghadirkan instruktur dari tingkat nasional guna memberikan pembinaan yang lebih profesional.
"Kami ingin mengadakan pelatihan bagi atlet dan pelatih pemula. Jika diperlukan, kami akan mengundang instruktur dari pusat agar pembinaan berjalan lebih maksimal," tambahnya.
Sementara itu, Ketua NPC Riau terpilih, Indra Warman, menegaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah agenda strategis dalam waktu dekat. Pada Agustus 2026, NPC Riau akan mengirim atlet cabang olahraga anggar mengikuti kejuaraan di Jakarta. Selanjutnya, pada Oktober mendatang, sebanyak sembilan atlet dijadwalkan mewakili Indonesia pada ajang Asian Games, disusul agenda kejuaraan di Solo pada November.
Untuk merealisasikan seluruh program tersebut, Indra menyatakan akan berupaya mengoptimalkan dukungan anggaran sehingga seluruh agenda pembinaan dan kompetisi dapat berjalan sesuai rencana.
"Kami akan berupaya maksimal agar kebutuhan anggaran dapat terpenuhi sehingga program jangka pendek ini dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Tidak hanya fokus pada agenda tahun ini, Indra juga menyiapkan strategi jangka panjang menuju Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2028. Pada 2027, NPC Riau akan melakukan penjaringan atlet secara lebih luas sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
Selain itu, NPC Riau menargetkan terselenggaranya Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) sebagai ajang seleksi dan evaluasi kemampuan atlet hasil pembinaan daerah sebelum menghadapi Peparnas 2028.
"Kami berharap pada 2027 dukungan anggaran semakin optimal sehingga pelaksanaan Peparprov dapat terlaksana. Ajang ini sangat penting untuk menguji kemampuan atlet-atlet binaan NPC Riau sebagai persiapan menghadapi Peparnas 2028," tegas Indra Warman.
Dengan dukungan penuh dari seluruh NPC kabupaten/kota serta program pembinaan yang telah disusun, kepemimpinan Indra Warman diharapkan mampu membawa NPC Riau semakin berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga bagi atlet disabilitas di Bumi Lancang Kuning.****rls/Edwar P